PALEMBANG — Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Pemprov Sumsel) kembali meraih predikat opini wajar tanpa pengecualian (WTP) dari Badan Pemerika Keuangan (BPK) Republik Indonesia  atas Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) laporan keuangan  tahun anggaran 2015.
LHP BPK RI dengan predikat WTP tersebut diserahkan anggota V Auditor Utama Keuangan Negara BPK RI Bambang Pamungkas kepada Gubernur Sumsel Alex Noerdin dan Ketua DPRD Sumsel dalam rapat paripurna istimewa X DPRD Sumsel, Senin (6/5).
74772
Menurut Bambang Pamungkas, hasil pemeriksaan laporan keuangan Pemprov Sumsel tahun 2015 mendapat Predikat WTP. “Ini bukan berarti pengelolaan keuangan sudah sepenuhnya bebas dari kepatuhan Perundang-undangan, melainkan harus terus ditingkatkan kedepannya karena Opini WTP,  Opini Wajar, ataupun Opini Tidak Wajar bukan hanya tanggungjawab kepala daerah saja melainkan seluruh SKPD,” katanya.
Untuk LHP tahun anggaran 2015, merupakan kedua kalinya Pemprov Sumsel mendapat opini WTP. “BPK RI sangat menghargai upaya Pemerintah Provinsi Sumsel yang telah mengupayakan untuk dapat memperoleh opini WTP ini,” ujar  Bambang Pamungkas.
Gubernur Sumsel Alex Noerdin dalam sambutannya mengatakan, sangat merasa terharu Sumsel kembali mendapat opini WTP untuk yang kedua kalinya setelah tahun 2014 lalu. Menurutnya, ini semua tidak mudah karena opini ini diperoleh pada tahun pertama penyelenggaraan laporan keuangan berbasis akrual.
74765-1
“Pastinya ke depan akan jauh lebih berat dalam mendapatkan predikat WTP, selain karna menggunakan sistem akuntansi berbasis Akrual, jumlah anggaran juga terus dilakukan pemangkasan, akan lebih sulit mempertahankan dari pada merebut predikat WTP,”  kata Alex Noerdin.
Sementara itu Ketua DPRD Sumsel Giri Ramanda mengatakan, “Hasil pemeriksaan BPK RI merupakan identifikasi masalah, analisis dan evaluasi atas pengelolaan keuangan untuk menilai kebenaran, kecermatan, kredibilitas dan kendala informasi mengenai pengelolaan dan tanggung jawab keuangan. Ini semua dalam rangka mendukung terwujudnya pemerintahan yang bersih, tertib dan berwibawa,” katanya. (juniara)

RelatedPost