PALEMBANG — Provinsi Jawa Timur (Jatim) datang bersama 20 pelaku usahanya melakukan misi dagang selama dua hari di Sumsel, hal tersebut dilakukan ntuk meningkatkan neraca perdagangan dan mempererat kerjasama dengan provinsi Sumatera Selatan (Sumsel).

Drajat Irawan, Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Timur mengungkapkan bahwa kegiatan misi dagang ini bertujuan agar provinsi Sumsel dan Jatim bisa meningkatkan transaksi dari berbagai komoditi yang ada.

“Ini kita lakukan diberbagai provinsi, salah satunya provinsi Sumsel namun saat ini transaksinya masih sedikit oleh karena itu kita akan tingkatkan,” ungkapnya disela kegiatan pembukaan misi dagang dalam Forum “Temu Bisnis Provinsi Jawa Timur ke Provinsi Sumatera Selatan di Kota Palembang di hotel Daira, Kamis (09/03).

Sementara, Plt Sekretaris Daerah provinsi Sumsel, Joko Imam Sentosa menyambut baik misi dagang dari provinsi Sumsel. Apalagi saat ini pelaku usaha sudah banyak pergeseran dan didominasi oleh kaum perempuan.

“Kita bersyukur ada dua provinsi raksasa di Indonesia yang dipimpin oleh gubernur selalu tampil beda, yaitu Sumsel dan Jawa Timur, dan kami berharap ada hasil konkrit dari kegiatan ini,” harapnya.

Lebih lanjut, Joko meninstruksikan Kepala Dinas Perdagangan untuk segera menindaklanjuti kegiatan ini dan mengadakan pembahasan lebih lanjut kedepannya.

“Saya minta Senin rapat untuk membahas potensi yang ditawarkan oleh Jawa Timur,” tegas Joko.

Dalam pembukaan misi dagang tersebut juga turut hadir 100 pelaku usaha di Sumsel dari berbagai komoditi, Kepala Dinas Koperasi UKM provinsi Sumsel, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu provinsi Sumsel, Kepala Biro Perekonomian Sumsel, Kepala Dinas Perdagangan Kota Palembang, kepala kantor perwakilan perdagangan Jawa Timur di Sumsel. (juniara)

Artikel Terkait