PALEMBANG — Provinsi Sumatera Selatan memang cocok jika dijuluki sebagai kota sport tourism. Setelah beberapa kali menjadi tuan rumah event olahraga nasional dan internasional, kini Sumsel tengah bersiap diri menjadi tuan rumah Asian Games 2018.

Namun, sebelum penyelenggaraan Asian Games 2018 pemprov Sumsel berencana akan membangun venue Motor Cross. Jika hal itu terwujud Sumsel tentu saja berpeluang  menjadi tuan rumah kompetisi motocross tingkat dunia, sama seperti Kota Pangkal Pinang.

Rencana pembangunan venue Motor Cross ini dibenarkan oleh Gubernur Sumsel H. Alex Noerdin. Menurutnya, rencana muncul kareba adanya tawaran untuk Sumsel menjadi tuan rumah Motor Cross dunia tahun 2018 nanti.

“Sesudah perhelatan Asian Games 2018, Insya Allah Sumsel juga akan menjadi tuan rumah kejuaraan Motorcross dunia tahun 2018, “ujarnya, Selasa (21/03),

Sedangkan untuk lahan pembangunan Veneu Motocross, Alex mengatakan tidak akan membangun di kawasan Jakabaring Sport City (JCS) Palembang dikarenakan sudah tidak ada lagi lahan yang tersedia. “Sebenarnya di Jakabaring itu bagus, tapi gimana tidak ada lahannya lagi,” ungkapnya.

Untuk itu, sambung Alex, pihaknya akan membuat venue tersebut di kawasan sebelah Airport Sultan Mahmud Badaruddin II. Sebelumnya, orang nomor satu di Sumsel ini sudah mendapatkan tempat yang telah siap pakai untuk olahraga ekstrim ini, yakni di kabupaten Lahat. Namun dia menyebutkan akses ke Lahat lumayan sulit dan jauh.

“Ya, Kalau ke Lahat akses kesana susah, kalau di sebelah AirPort itu kan cukup strategis,” katanya.

Lebih lanjut, Alex mengungkapkan untuk secepatnya membangunan Veneu Moto Cross, dikarenakan untuk pembuatan venue tersebut tidak membutuhkan waktu lama dan dana tidak begitu besar.

“Insya Allah 2018, bahkan bisa lebih cepat karena membuatnya mudah, lapangan dibecekkan, jadilah (venue Motorcross),” tutupnya. (juniara)

Artikel Terkait