Pertandingan ke-5 Sriwijaya FC dalam lanjutan kompetisi Liga 1 Indonesia 2018 terbilang cukup berat. Laskar Wong Kito harus berhadapan dengan tuan rumah Persebaya Surabaya, Minggu (22/4) di stadion Gelora Bung Tomo Surabaya. Persebaya saat ini memang memiliki performa yang lebih baik yang mana mereka sekarang berada di papan atas klasemen sementara, berbeda dengan tim Sriwijaya FC yang harus puas menempati papan tengah klasemen.

Di laga terakhirnya, Persebaya Surabaya bahkan mampu menang telak 1-4 atas tuan rumah PS Tira (13/4) lalu. Striker asingnya asal negeri Samba, David Da Silva menjadi bintang di laga ini dengan mencetak hattrick dan 1 gol lainnya dihasilkan Osvaldo Haay.

Namun dibalik kemenangan itu, Persebaya juga harus kehilangan salah satu pilarnya yakni Robertino Pugliara yang terkena kartu merah di babak kedua. Kondisi ini sendiri harus mampu dimantkaan dengan sebaik mungkin oleh SFC nantinya. Pasalnya setelahsempat diragukan ketika didatangkan di awal musim, Robertino menjelma menjadi sosok playmakersekaligus pemain kunci Persebaya. Dari empat pertandingan yang sudah dilakoni Persebaya, Robertino selalu menjadi pilihan utama sang pelatih Alfredo Vera.

Pemain asal Argentina pun sukses menunjukkan performa terbaiknya. Kontribusi satu gol dan satu assist adalah bukti betapa pentingnya peran Robertino bagi Persebaya. Ia pun hampir selalu bermain penuh selama 90 menit.  Selain Pugliara, tim kebanggaan Bonek ini juga tidak dapat diperkuat legiun asing lainnya yakni Otavio Dutra karena mengalami cedera. Sebelumnya, dari tiga pertandingan di awal musim ini, bek berusia 35 tahun tersebut merupakan pilihan utama Alfredo Vera di posisi bek tengah.

Absennya Dutra juga membuat Persebaya mengalami krisis pemain belakang. Selain Dutra, Persebaya juga sudah lebih dulu kehilangan Rachmat Irianto selama tiga bulan akibat mengalami patah telapak kaki.  Saat ini, Persebaya hanya memiliki Andri Muliadi, Mokhammad Syaifudin serta Fandry Imbiri di pos bek tengah.

Namun hal ini sendiri diakui asisten pelatih SFC, Francis Wawengkang bukan sebagai sebuah keuntungan. Menurutnya, absennya kedua pemain asing tersebut tidak akan banyak berpengaruh dan Persebaya akan sangat berbahaya bermain di depan publik sendiri. “Musim ini tidak ada tim yang benar-benar superior, semua bisa saling mengalahkan. Jadi tinggal tergantung siapa yang punya persiapan lebih baik. Di laga terakhir, tanpa Dutra pun mereka tetap menang telak, saat Robertino dikeluarkan wasit mereka juga masih mampu mencetak gol. Jadi laga kontra Persebaya nanti tidak akan mudah bagi SFC walau keduanya absen,” jelasnya saat dihubungi Senin (16/4) sore.

Artikel Terkait