PALEMBANG — Pada laga Persija melawan Sriwijaya FC di stadion Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta, saat laga dihentikan menit 81 akibat penonton rusuh tim berjuluk Laskar Wong Kito sudah unggul 1 – 0 melalui gol Hilton Moreira.
Pasca kerusuhan panitia pelaksana tidak melanjutkan pertandingan dengan waktu yang tersisa sekitar 10 menit. Justru Komisi Disiplin Indonesia Soccer Championship (ISC) 2016 memutuskan Sriwijaya FC menang atas tuan rumah Persija dengan skor 3 – 0.
“Manajemen Srwijaya FC sudah berkomunikasi dengan petinggi PT Gelora Trisula Semesta operator kompetisi ISC. Mereka memberi informasi kita menang dan berhak meraih poin penuh dari laga tersebut, yaitu tiga poin. Dari  delapan pertandingan yang sudah dijalani sekarang total poin Sriwijaya FC 15 dan berada pada posisi kedua klasemen sementara di bawah Arema Cronus dengan 17 poin,” kata Achmad Haris Sekretaris tim Sriwijaya FC, Selasa (28/6).
Kemenangan tersebut menurut Achmad Haris setelah komisi disiplin mempertimbangkan dan memutuskan bahwa panitia pelaksana gagal menggelar pertandingan dan laga yang sudah berjalan selama 81 menit dianggap tidak ada. “Keputusan lainnya, gol yang dicetak  Hilton Moreira menit 65 babak dihapus dari catatan golnya. Dianggap tidak ada,” ujarnya.
Demikian pula dengan hukuman kartu merah yang diterima pemain belakang Sriwijaya FC Fahrudin Aryanto dianggap tidak ada. “Saat melawan Persipura 3 Juli nanti dia bisa diturunkan karena tidak dalam status menjalani hukuman,” kata Achmad Haris.
Setelah diputuskan menang dari Persija dengan skor 3 – 0 menurut Achmad Haris, manajemen Sriwijaya FC menunggu pemberitahuan resmi dari regulator kompetisi ISC yaitu PT Trisula Semesta (GTS). (dedi)

RelatedPost