Hasil negatif didapat Sriwijaya FC pada laga penutup bulan ramadhan ini setelah takluk dari tuan rumah Barito Putera dengan skor telak 3-1, Jumat (8/6) malam di stadion 17 Mei Banjarmasin. Kekalahan ini membuat laskar wong kito turun ke peringkat 5 dengan poin 19, sedangkan Barito Putera sukses merebut puncak klasemen sementara dengan poin 23 unggul 2 poin dari PSM Makassar di posisi runner up. Satu-satunya gol bagi SFC di laga ini dicetak oleh Alberto Goncalves di menit 90 melalui titik penalti.
Pelatih SFC, Rahmad Darmawan menyebut sosok Aditya Harlan, penjaga gawang Barito Putera sebagai pemain pembeda di laga ini. “Saya harus acungi jempol untuk kiper lawan, dia banyak membuat penyelamatan gemilang di laga ini. Salah satunya saat memblok tendangan Konate yang sudah berdiri bebas,” ujarnya usai pertandingan.
Menurutnya, di babak pertama anak asuhnya cukup mendominasi jalannya laga, namun gagal memaksimalkan peluang yang ada. “Setelah tertinggal, kami berusaha untuk tampil lebih menyerang, namun itulah resikonya. Mereka punya serangan balik yang berbahaya dan sangat efektif dalam menyelesaikan peluang,” jelasnya.
Eks pelatih timnas ini pun menolak anggapan bila kekalahan skuadnya ini dikarenakan permasalahan internal yang melanda SFC sebelum keberangkatan ke Banjarmasin. Namun RD memang menegaskan keputusannya untuk tetap memainkan skuad yang sama seperti laga sebelumnya murni dikarenakan kepentingan strategi di lapangan. “Salah satunya karena kami juga kekurangan waktu untuk berlatih bersama sebelum laga ini, tapi pemain SFC sudah berjuang keras dan jangan dikaitkan dengan hal apapun,” tegasnya.
Sementara itu, pelatih Barito Putera Jacksen F Thiago mengaku puas dapat meraih poin penuh atas tim yang disebutnya sebagai tim unggulan musim ini. “Pemain inti dan cadangan mereka sama kualitasnya, ada 7 pemain asing termasuk naturalisasi. Jadi sangat penting meraih poin dari tim seperti itu, moral pemain kami sangat terangkat,” ungkapnya usai pertandingan.
Dengan kemenangan ini, Jacksen menyebut skuadnya dapat merayakan libur Lebaran dengan lebih tenang. “Saya minta seluruh pemain untuk melupakan dulu semua urusan sepakbola, berkumpul dengan keluarga. Namun setelah itu fokus seperti ini harus tetap terjaga kala melakoni laga lanjutan kontra Mitra Kukar,” pungkasnya.
Setelah laga ini, Yu Hyun Koo dkk diberikan libur cukup lama untuk merayakan hari raya Idul Fitri di rumahnya masing-masing. Seluruh pemain baru akan kembali berlstih di Palembang pada 19 Juni mendatang dan SFC baru akan kembali bertanding 6 Juli mendatang yakni menjamu PS Tira di stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang.

Artikel Terkait