PALEMBANG – Tim terpadu yang terdiri dari Badan Ketahanan Pangan Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel),  Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Palembang, Dinas Perikanan dan Kelautan Sumsel, Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura dan terkait, Jumat (10/6) melakukan sidak terpadu untuk memastikan  keamanan dan kualitas sejumlah  kebutuhan pangan masyarakat di bulan Ramadhan.
Dari hasil sidak tersebut, menurut anggota tim Luluk Hari Suci, yang dilakukan di  tiga lokasi, Pasar Cinde,  Pasar Km 5 dan super market Carrefour, tim menemukan 15 produk perikanan yang mengandung formalin.
 “Di Pasar KM 5 tim menemukan ikan asin sepat, cumi dan ikan laut serta ikan tawar mengandung formalin, di Pasar Cinde juga ditemukan cumi, ikan tenggiri giling, dan udang galah mengandung formalin. Juga di Carrefour ada  ditemukan pada cumi, ikan kembung, bawal putih serta ikan krisi,” ungkap Luluk yang juga Kepala Bidang Bina Usaha Dinas Kelautan dan Perikanan Sumsel.
IMG-20160610-WA0004
Dari hasil temuan tersebut tim langsung menarik produk yang terbukti mengandung formalin dan akan melakukan pembinaan kepada pedagang. “Tindakan yang akan kita lakukan untuk tahap pertama adalah pembinaan, tetapi kalau masih bandel kita serahkan kepada pihak yang berwenang,” katanya.
Sementara itu Kepala Bidang Konsumsi dan Keamanan Pangan Badan Ketahanan Pangan Provinsi Sumsel Rusmala Dewi menjelaskan, dari hasil  tes cepat atau rapid tes, tidak ditemukan bahan berbahaya pada buah dan sayuran.
IMG-20160610-WA0005
“Dari  hasil pengawasan kita pada tiga pasar tadi, untuk sample yang kita ambil, buah dan sayur tidak terindikasi kandungan pestisida dan formalin, semua hasilnya negatif,” tukasnya. (juniara)

RelatedPost