PALEMBANG — Pelaksanaan turnamen sepakbola wanita Eliza Alex Noerdin Cup 2016 benar-benar diharapkan dapat mampu menjadi tonggak kebangkitan sepakbola wanita di Sumsel. Pasalnya, setelah sempat menjadi kekuatan di level nasional, sepakbola wanita Sumsel nyaris mati dan tidak pernah terlihat lagi aktifitasnya selama 30 tahun terakhir.

Bahkan di tahun pertama pelaksanaan turnamen ini, panpel sudah mengincar sejumlah target kedepannya. Bukan hanya sukses penyelenggaraan, namun juga melahirkan pesepakbola putri handal yang kedepannya tidak hanya akan mampu menjadi tulang punggung Sumatera Selatan, tetapi juga hingga level nasional.

“Turnamen ini tidak hanya diadakan asal-asalan, karena panpel juga telah menyiapkan talent scouting yang nantinya akan menseleksi pesepakbola putri berbakat selama turnamen berlangsung. Karena setelah ini di bulan Oktober nanti ada kejuaraan tingkat nasional yakni Kartini Cup yang akan kita ikuti,” jelas Musni Wijaya, Ketua Asprov PSSI Sumsel saat jumpa pers Selasa (17/5) di stadion Bumi Sriwijaya.

Tidak tanggung-tanggung, tim talent scouting ini sendiri akan dipimpin langsung oleh Rudy William Keltjes, pelatih kepala tim sepakbola putra Sumsel yang sudah memiliki segudang pengalaman dan prestasi di level nasional. “Nantinya om Rudy Keltjes yang bertugas memantau dan menyaring pemain berbakat di turnamen ini, nantinya merekalah cikal bakal tim Sumsel untuk ajang Kartini Cup mendatang,” tambahnya.

Sementara itu, ketua pelaksana kegiatan Wny Ramdiastuti menjelaskan bahwa turnamen ini menyedikan hadiah total sebesar Rp 50 juta. Juara pertama mendapatkan trophy, medali dan uang pembinaan sebesar Rp 20 juta, sementara peringkat kedua memperoleh Rp 15 juta dan peringkat ketiga juga menerima uang pembinaan sebesar Rp 10 juta. “Selain hadiah tersebut, kami juga menyiapkan penghargaan uang pembinaan untuk gelar individu yakni pemain terbaik dan pencetak gol terbanyak, keduanya akan mendapatkan masing-masing uang sebesar Rp 2,5 juta,” bebernya.

Sebanyak 10 tim sudah memastikan keikutsertaan di turnamen ini yakni PS Palembang,  PS Banyuasin, PS Musi Rawas, PS Lubuk Linggau,  Numa FC, PSAD Kodam II Sriwijaya,PS WSC PGRI, PS PSW Barata Baturaja, PS Putri Buana OKI, PS SMA Taruna Indonesia. “Pertandingan akan digelar setiap pagi dan sore di stadion Bumi Sriwijaya Palembang, mulai dari 18-22 Mei mendatang. Sementara pembukaannya akan dilakukan langsung oleh ibu Eliza Alex Noerdin dan ditandai dengan penyerahan bola kepada wasit yang bertugas, Rabu (18/5) sore. Untuk laga pembukaan dan penutupan juga akan semakin menarik karena semua wasit yang bertugas juga wanita dan merupakan anggota Asprov PSSI Sumsel,” pungkasnya. (deddy)

Artikel Terkait