PALEMBANG — Tidak hanya mengincar kemenangan, laga melawan Persegres, Minggu (5/11) disebut pelatih Sriwijaya FC Hartono Ruslan akan menjadi ujian kepantasan pemain laskar wong kito untuk dipertahankan di musim depan. Karena itu dirinya meminta agar Alberto Goncalves dkk tetap menunjukkan permainan terbaiknya selama 90 menit nantinya.

“SFC masih ada target yang ingin diraih di 2 pertandingan sisa, karena itu mereka harus bisa menunjukkan yang terbaik. Sebagai pemain profesional mereka pun perlu menjual diri agar bisa dilirik klub lain bila nantinya tidak bersama lagi disini,” jelasnya usai sesi latihan di stadion Madya Bumi Sriwijaya, Kamis (2/11) sore.

Menurutnya, saat melawan Persegres sendiri pihaknya memastikan akan kembali ke pakem asli dan tampil lebih menyerang. Sebelumnya, di laga terakhir melawan Bali United (30/11) lalu, pihaknya memang sempat merubah taktik dan cenderung lebih bertahan.

Diakuinya, pola 3–4-3 yang sempat dicoba melawan Bali sendiri tidak dapat dikatakan buruk. “Pertimbangannya karena lawan sangat ofensif, memang di awal sempat tidak jalan sehingga permainan sedikit amburadul. Tetapi setelah dipahami maka lawan tidak bisa berkembang dan kita bisa balik menyerang,” ujarnya.

Tetapi karena kewajiban harus memenangkan pertandingan, dirinya pun menyebut akan memainkan strategi yang selama ini menjadi andalan.

“Kita sudah katakan tadi di sesi latihan kepada pemain bahwa nanti saya menginginkan mereka bermain menyerang total saat melawan Persegres. Evaluasi usai 2 laga kemarin pun lebih ditekankan kepada penyelesaian akhir,” ungkapnya.

Apalagi laga ini sendiri akan menjadi partai pamungkas dan perpisahan kepada publik sepakbola Sumsel di kompetisi Liga 1 Indonesia 2017. “Kita akan tampil all out, memang tidak ada hal yang bisa diraih lagi dan tim pun sudah bebas degradasi. Cuma kami punya tanggung jawab untuk menunjukkan yang terbaik,” pungkasnya. (dedi)

Artikel Terkait