Berbeda dengan kebijakan sebelumnya yang jarang memanggil kembali pemain yang sudah dilepas, manajemen Sriwijaya FC kini seolah ingin mengulangi kesuksesan di musim 2011/2011 dengan mengupayakan memanggil lagi seluruh bagian yang terlibat di periode terakhir laskar wong kito merengkuh gelar juara Indonesian Super League (ISL) tersebut.

Setelah Keith Kayamba Gumbs yang ditawari jabatan sebagai asisten pelatih fisik, manajer SFC Nasrun Umar dengan terang-terangan mengatakan ingin memanggil pemain lainnya dari skuad SFC 2011/2012. Namun dengan alasan menghormati proses komunikasi yang tengah dijalin, Kepala Dinas Perhubungan dan Kominfo Sumsel ini masih merahasiakan pemain yang dimaksud.

Saat ditanya apakah pemain yang dimaksud berasal dari Persib Bandung, Nasrun menolak untuk menjelaskan lebih detail serta berharap masyarakat dan pecinta SFC untuk bersabar terlebih dulu dan menunggu proses komunikasi yang hingga saat ini masih berjalan. “Saya ingin mengembalikan si anak hilang tersebut ke SFC, soal posisinya bisa berada di depan, tengah atau belakang, tapi rasanya bukan dari Persib. Yang jelas kita butuh peran seorang jenderal di lapangan nantinya,” jelasnya seraya melontarkan teka-teki.

Tetapi saat menggelar pertemuan dengan sejumlah awak media, Selasa (16/12) kemarin, Nasrun mengatakan dirinya memang ingin berkomunikasi dengan sejumlah eks pemain SFC di musim 2011/2012 lalu. “Termasuk Hilton Moreira, kalau ada wartawan yang punya kontaknya, bolehlah disambungkan dan kita akan coba ngobrol terlebih dulu. Saya memang sudah dengar kalau kontraknya di Malaysia sudah berakhir,” tambahnya.

Menurutnya, meski pemain yang dimaksud tersebut diakui sudah memiliki andil besar terhadap SFC selama ini, namun dirinya tetap akan menerapkan standar tinggi dalam perekrutan nantinya. “Yang pertama pasti akan kita lihat loyalitasnya, apakah mau berjuang hingga titik darah penghabisan untuk SFC nanti. Kedua soal sikap dan terakhir bagaimana kondisi fisiknya, jika memang sudah lewat masa emasnya, tentu tidak akan kita paksakan,” bebernya.

Sementara itu, kelompok suporter SFC Singa Mania berharap pihak manajemen SFC dapat mempertimbangkan kembali rencana pemanggilan eks pemain di musim 2011/2012 tersebut. “Selaku suporter, kami tidak dalam sikap menolak atau mendukung rencana ini. Apapun langkah yang diambil demi kemajuan tim tentu kami apresiasi, tetapi kita jangan terjebak nostalgia masa lalu. Perekrutan pemain tentunya harus berdasarkan kebutuhan serta menunjang strategi dari pelatih nantinya,” tegas

Namun dirinya sendiri tidak menampik bahwa dari sisa skuad SFC 2011/2012 lalu masih banyak pemain yang dapat direkrut untuk musim depan. “SFC mendapat pelajaran mahal dari turnamen Piala Jenderal Sudirman lalu saat terkesan melakukan panic buying, terutama untuk 2 legiun asingnya. Tentunya kami berharap hal tersebut tidak terulang lagi nanti,” pungkasnya.