PALEMBANG — Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Palembang siap memastikan kesiapannya untuk menghadapi Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tahun ini. Namun, kendati demikian SMAN 1 Palembang mengaku masih kekurangan sebanyak 17 komputer untuk melaksanakan UNBK.

Kepala Sekolah SMAN 1 Palembang, Nasrul Bani mengatakan ini tahun kedua pihaknya menggelar UNBK dan sudah melakukan simulasi UNBK. “Kami memiliki sebanyak 120 komputer dan laptop, namun kami masih kekurangan, untuk mencukupinya kami akan melakukan pinjam sewa,” ungkapnya pada laskarwongkito.com, Selasa (21/02).

Dijelaskannya, siswa yang akan mengikuti UNBK nantinya ada sebanyak 422 siswa. ” simulasi kali ini dimulai dengan mata pelajar pilihan, jadi siswa milih mapel apa yang mereka sukai, dan simulasi ini dilakukan agar siswa memahami aplikasi yang ada,” tegasnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, sebelum memulai siswa diharuskan mengisi password dan username terlebih dahulu, dimana password diisi sesuai dengan nomor ujian. “Hari ini kami akan melakukan simulasi dengan mapel bahasa inggris,” kata dia.

Dia menjelaskan tidak ditemui kendala saat melakukan simulasi yang kedua kali ini, hanya saja ada tombol yang tidak bisa ditekan menggunakan mouse sehingga harus menggunakan keyboard. “Saat ini kami memiliki 5 server dan 1 cadangan,” katanya.

Dia mengatakan untuk menghindari terjadinya mati lampu pihaknya sudah menyediakan jenset. “Untuk jenset kami akan meminjam sehingga jika nantinya terjadi pamadaman listrik tidak akan terganggu,” pungkasnya. (juniara)

Artikel Terkait