PALEMBANG — Dinas Perhubungan (Dishub) provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menerima kunjungan dari Dishub kabupaten kota se Kalimantan Timur di Aula Dishub Sumsel, Selasa (14/03).

Kunjungan tersebut bertujuan untuk saling bertukar informasi terutama dengan perkembangan strategis transportasi. Kepala Dinas Perhubungan, Nasrun Umar mengungkapkan bahwa kunjungan yang dilakukan oleh dishub se Kaltim ini untuk berbagi pendapat dan membandingkan penerapan sistem transportasi antara Sumsel dan Kaltim.

” Jadi membandingkan apa yang dilakukan di Kaltim dengan apa yang kita lakukan disini (Sumsel), terutama kaitannya dengan fokus penyelenggaraan terminal dan penyelenggaraan pelabuhan penyebrangan,” kata Nasrun yang juga merupakan ketua harian KONI Sumsel.

Nasrun menyebutkan, berdasarkan UU nomor 23 tahun 2014 penyelenggaraan terminal tipe B merupakan kewenangan provinsi yang diserahkan dari pemerintah pusat. Namun dalam implementasi operasional selama ini terminal tipe B pelaksanaan operasionalnya berdasarkan perda kabupaten kota dalam hal penarikan retribusinya.

“Ini yang harus kita benahi, dan sudah dilakukan Insya Allah dalam waktu dekat perdanya sudah terbit penomoranya sudah ada, saya optimis 1 April 2017 nasionalisasi 7 terminal tipe B yang ada di Sumsel yang merupakan kewenangan kita akan segera kita operasionalkan,” tuturnya.

Nasrun mencontohkan, sering ada pelabuhan penyeberangan yang tetap di kelola oleh pusat dan berusaha untuk mengambil alih urusan tersebut menjadi urusan provinsi hingga hari ini.

“Kita dari awal sudah melaksanakan sendiri, sebagai satu contoh tahun finalisasi penyelenggaran pelabuhan laut,Rp 18 miliar dari APBD dan Rp 42 miliar dri APBN, begitu sudah selesai dari sekarang sudah saya ajak direktorat jendral perhubungan laut untuk bicara tentang kita mau mengoperasikannya. Nah itu yang mereka (Dishub Kaltim) pelajari dari kita dan saya sampaikan pada mereka untuk selalu spirit, spirit, dan spirit di samping ada aturan hukum yang mesti kita taati,” tukasnya. (juniara)

Artikel Terkait