PALEMBANG — Meski sedang dalam tren meningkat dan tidak terkalahkan di 3 pertandingan terakhir, namun Sriwijaya FC mengaku laga melawan PS TNI, Rabu (25/10) malam di stadion Pakansari Bogor dalam lanjutan kompetisi Liga 1 Indonesia 2017 akan sangat berat. Pasalnya tuan rumah yang didominasi para pemain muda disebut Hartono Ruslan punya faktor yang bisa mengejutkan nantinya.

“PS TNI adalah tim yang punya daya juang dan mobilitas yang luar biasa, apalagi kebanyakan dari mereka juga merupakan prajurit aktif. Selain itu kecepatannya pun sangat kami waspadai. Namun di laga ini SFC cukup beruntung karena akan bermain dengan kekuatan penuh, tidak ada pemain yang terkena cedera atau mendapat hukuman akumulasi kartu,” jelasnya saat sesi pre post match, Selasa (24/1) sore.

Menurutnya, pihaknya pun ingin meneruskan tren positif di laga away saat mampu di kandang Perseru Serui (14/10) lalu. “Musim ini, kami sudah pernah 3 kali menang diluar kandang, tentu hal ini akan kami coba teruskan saat melawan PS TNI nanti. Jika melihat laga sebelumnya, maka evaluasi nanti adalah para pemain harus lebih disiplin dan mesti memberikan tekanan yang ketat agar lawab tidak berkembang,” ungkapnya.

Sementara itu, kapten tim SFC Yu Hyun Koo sendiri mengaku tidak terlalu mengkhawatirkan kecepatan para pemain muda PS TNI. “Musim ini sedikit unik dan berbeda. Saya pikir sekarang bukan masalah pemain muda atau kecepatan saja, dalam pandangan saya faktor mental yang akan sangat berpengaruh. Siapa yang lebih di sektor itu maka punya peluang besar memenangkan pertandingan, dan juga tidak ada tim yang benar-benar superior, semua bisa saling mengalahkan,” bebernya.

Pelatih PS TNI, Rudi Eka Priyambada sendiri menyebut laga melawan SFC akan sangat penting bagi pihaknya. “Sekarang kami sudah siap dan melupakan laga melawan Bali United, besok partai final untuk kami. Tentu PS TNI tidak boleh membuang kesempatan dan secepat mungkin harus mengamankan posisi di klasemen agar terlepas dari zona degradasi,” ungkapnya.

Pihaknya pun mengaku sudah mengantongi kelemahan tim lawan dan akan mencoba menghentikan pemain-pemain pilar SFC. “Kami sudah menonton beberapa pertandingan mereka dan menganalisanya, kekuatan mereka ada di flank area. Di sektor itu SFC punya pemain yang kualitasnya baik,  rata-rata golnya pun dari umpan silang, sementara untuk pemain saya pikir Hilton dan Beto harus kami waspadai nantinya,” tegasnya.

Selain itu, dirinya pun mengingatkan anak asuhnya untuk mewaspadai menit-menit krusial saat pertandingan nantinya. “Evaluasi kami di laga terakhir hanya kurang beruntung, melawan Bali United kemarin ada peluang emas yang gagal menjadi gol. Sektor pertahanan pun sebenarnya sudah jauh meningkat, tetapi konsentrasi dan fokus harus lebih baik.

Kami sering kebobolan di menit-menit akhir, mereka tidak boleh berpikir sudah akan aman menjelang pertandingan usai. Terkadang mereka konsentrasinya hanya di 40 menit saja, komunikasi juga harus lebih diperbaiki,” pungkasnya. (dedi)

Perkiraan susunan pemain :

SFC (4-2-3-1) : Sandi Firmansyah, Marco Meraudje, Yanto Basna, M Robby, Achmad Faris, Yu Hyun Koo, Manda Cingi, Tijani Belaid, Nur Iskandar, Hilton Moreira, Alberto Goncalves

Cadangan : Dikri Yusron, Bio Paulin, Gilang Ginarsa, Ichsan Kurniawan, Hapit Ibrahim, Airlangga Sucipto, Slamet Budiono

PS TNI (4-3-2-1) : Teguh Amirudin, Ganjar Mukti, Manahati Lestusen, Franklin Anzite, Abduh Lestaluhu, Wawan Febrianto, Muhammad Kasim Slamet, Redouane Zerzouri, Roni Sugeng, Bruno Elli

Cadangan : Dhika Bhayangkara, Izmy Y, Safrial I, Erwin Ramdani, Sansan F, Gustur C, Agil Munawar

Artikel Terkait