Laskarwongkito.com-Menghadapi tim tamu Mitra Kukar pada laga pekan ke-33 Jum’at (30/11) sore di stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, kemenangan sangatlah  dibutuhkan Sriwijaya untuk lolos dari degradasi. Sriwijaya FC saat ini berada di zona degradasi tepatnya di peringkat 16 klasemen sementara dengan raihan 44 poin. Peringkat ke-17 dihuni PS TNI dengan meraih 36 poin, dan peringkat ke-18 ditempati PSMS dengan meraih 34 poin.

Pelatih Sriwijaya FC, Angel Alfredo Vera mengatakan, SFC masih mengantongi 36 poin di pekan ke-32 Liga 1 2018 ini. Hal itu belumlah cukup, oleh karena itu ntuk naik ke posisi selanjutnya Teja dkk harus menyapu bersih 2 pertandingan sisa, agar bisa mengamankan posisi klasemen. Jika gagal pada pertandingan kali ini, maka peluang mereka terdegradasi makin lebar.

“Semua pemain punya motivasi,semua berfikir bagaimana kita bisa dapat 3 poin besok,” ujar Pelatih Sriwijaya FC Alfredo Vera, Kamis (29/11).

Dia mengaku Mitra Kukar juga punya peluang besar meraih tiga poin. Namun Kehadiran dua penggawa timnas Zulfiandi dan Beto Goncalves tentu jadi tambahan kekuatan bagi Sriwijaya FC.

“Kita juga punya harapan, punya semangat untuk main. Kita harus fikir, ini rumah kita, 3 poin ini harus di tangan kita. Jadi besok jangan pikir tim lain, fikir tim kita saja. Lebih baik kita fikir bagaimana bisa maksimal. Kami sangat berharap dukungan seluruh pendukung Sriwijaya FC. Juga tentu doa agar kami dapat bertahan di Liga 1,” tegasnya.

Sementara itu, tim tamu hadir di Palembang dengan kekuatan terbaiknya. Mitra Kukar sendiri membutuhkan tambahan poin untuk dapat menjauh dari kejaran sesama penghuni papan bawah. Sama seperti tuan rumah, Naga Mekes juga mendapat suntikan dua pemain timnas yangb aru kembali yakni Septian David Maulana dan Bayu Pradana.

Sementara Pelatih Mitra Rahmad Darmawan mengatakan ada beban serupa dengan Sriwijaya FC. Meskipun sudah berada di posisi ke-14 dengan capaian 39 poin, raihan tersebut belum menjamin mereka tak terhisap ke zona degradasi di akhir kompetisi nanti.  RD menyampaikan pada anak asuhnya untuk melupakan sejenak beban itu dan tampil lepas di pertandingan melawan Sriwijaya FC yang merupakan mantan timnya di putaran pertama musim 2018 ini.

“Kedua tim pasti bermain sangat maksimal karena memang sangat menentukan, Kita cuma berusaha bagaimana fokus ke pertandingan besok, karena kita tau tanpa mereka bicara mereka memiilik beban. Tapi saya ingin mereka tak terpikirkan hal itu di lapangan.” (Red/win)

 

 

Artikel Terkait