LAMONGAN — Suasana berbeda terlihat menjelang pertandingan Persela Lamongan melawan Sriwijaya FC, Kamis (1/6) malam di stadion Surajaya Lamongan. Setelah pemain memasuki lapangan hijau dan bersiap melakukan kick off, seluruh punggawa laskar wong kito menyempatkan diri sejenak untuk melakukan penghormatan terhadap rekan sejawatnya yang baru saja menghembuskan nafas terakhirnya 2 hari lalu, Dibyo Previan Caesario.

Yu Hyun Koo dkk membentangkan banner yang bertulisan ‘Selamat Jalan Dibyo’ sebagai bentuk rasa bela sungkawa terhadap rekannya tersebut. Meski tidak pernah bermain untuk SFC, namun kesedihan tetap melanda pemain tim kebanggaan masyarakat Sumsel ini.

“Sepakbola adalah Bahasa universal dan menyatukan seluruh dunia. Kami semua sedih mendengar berita ini karena tahu Dibyo pemain yang baik dan sangat berbakat, seluruh pemain turut berbelasungkawa dan merasa kehilangan,” ungkap kapten tim SFC, Yu Hyun Koo saat dikonfirmasi.

Kesedihan lebih mendalam juga dirasakan Firdaus Ramadhan, pemain belakang SFC yang mengaku sangat akrab dengan Dibyo. “Rumah kami cukup berdekatan dan Dibyo merupakan junior saya di Persira dulu. Dalam banyak kesempatan kami selalu bersama,” ungkap Firdaus.

Saat menderita cedera beberapa tahun lalu, Dibyo juga diakuinya sebagai sahabat yang banyak memberinya masukan saat pemulihan dan terus mendampinginya. “Dibyo banyak mengajari saya mengenai cara melakukan pemulihan cedera dan menemani saat latihan,” jelasnya.

Sebelum menghembuskan nafas terakhirnya pada Selasa (30/5) lalu, Firdaus mengaku masih sempat berkomunikasi. “Seminggu sebelumnya Dibyo masih sempat memberitahu bahwa dia kembali masuk RS, tidak ada firasat apa-apa dan masih ngobrol seperti bisa. Bahkan dia sempat meminta dibelikan joger kepada saya, awalnya sudah sempat mau dibelikan dan diantar saat nanti libur. Namun Allah SWT punya rencana lain dan kami sangat kehilangan,” ujar Firdaus. (dedi)

Artikel Terkait