PALEMBANG — Munculnya aturan baru dari PSSI yang memperbolehkan setiap klub yang berlaga menggunakan marquee player mendapat tanggapan dari manajemen Sriwijaya FC. Sampai saat ini, manajamen laskar wong kito masih menyebut tengah mempelajari mengenai hal ini dan memutuskan berhati-hati dalam mengambil sikap nantinya.

“Kita masih menunggu arahan dari manajer tim dan Presiden SFC, dalam waktu dekat kami akan mengumpulkan semua jajaran manajemen guna membicarakan hal ini secara lebih detail,” ungkap sekretaris tim SFC, Achmad Haris saat dihubungi Minggu (19/3) sore.

Pihaknya memang cukup berhati-hati karena penerapan aturan penggunaan marquee player di kompetisi Liga 1 Indonesia nanti juga cukup berbeda. Syarat marquee player yang ditetapkan PSSI adalah umur pemain harus di bawah 35 tahun, pernah bermain setidaknya di 3 perhelatan Piala Dunia terakhir (2006, 2010, 2014).

Jika memiliki marquee player di tim, sebuah klub bisa memiliki empat pemain asing, di luar aturan dua plus satu. Dua plus satu ini sendiri yaitu setiap klub hanya boleh mengontrak maksimal tiga pemain asing, dua merupakan pemain non-Asia dan satu pemain Asia.

Di kompetisi Liga 1 Indonesia, setelah Persib Bandung mendatangkan Michael Essien, kini giliran Madura United yang juga telah mengumumkan secara resmi perekrutan bintang yang pernah merumput di Premier League lainnya yakni Peter Odemwingie. Pemain asal Nigeria ini tercatat pernah memperkuat West Brownich Albion serta Stoke City. Selain itu, eks striker Manchester City, Real Madrid yakni Emmanuel Adebayor juga kini terus dikaitkan dengan Bali United.

Dalam perjalanan panjang SFC selama 12 tahun terakhir, tercatat hanya 2 nama yang dapat dikategorikan sebagai marquee player yakni Goran Ljubojevic serta Frank Oliver Ongfiang. Walau keduanya tidak pernah mengecap bermain di Piala Dunia, namun Goran merupakan eks kapten timnas U23 Kroasia dan pernah bermain di klub papan atas di Eropa. Sementara Ongfiang merupakan pemain timnas Kamerun dan pernah bermain di Seria A Italia bersama Palermo.

Sebenarnya, dalam skala lokal manajemen SFC juga pernah dianggap mendatangkan marquee player untuk meningkatkan brand image klub saat merekrut Syamsir Alam dan Diego Michels. Kehadiran keduanya saat itu diharapkan dapat mendongkrak popularitas klub tim kebangaan masyarakat Sumsel ini dan hasilnya pun cukup negatif jika tidak dapat disebut gagal. (dedi)

Artikel Terkait