Sriwijaya FC menegaskan siap mengikuti turnamen lain yang akan segera digelar di tanah air. Namun secara tegas, manajemen laskar wong kito mensyaratkan bahwa pelaksanaan turnamen tersebut haruslah tetap mendapat dukungan resmi dari PSSI selaku induk olahraga sepakbola di tanah air.

Menurut Presiden Klub SFC, Dodi Reza, kedepan memang sudah muncul beberapa rencana turnamen akan segera digulirkan usai Piala Presiden, salah satunya adalah Piala Panglima TNI.

“Begitu ada kejelasan, SFC akan segera mempersiapkan diri. Namun tentu untuk mengikuti turnamen tersebut, kita akan mengajukan syarat bahwa dalam pelaksanaannya haruslah tetap melibatkan dan mendapatkan persetujuan dari PSSI seperti di Piala Presiden ini, misalnya dalam hal penyiapan perangkat pertandingan atau wasitnya,” ujar anggota DPR RI ini.

Dirinya pun berharap agar euphoria Piala Presiden ini dapat diikuti dengan langkah nyata perbaikan sepakbola nasional. “Apa yang harus dilakukan selanjutnya? Kemana setelah turnamen ini selesai digulirkan, karena dengan suspend FIFA sepakbola kita masih dikucilkan dari kegiatan internasional,” ungkapnya.

Menurutnya, pembinaan pemain muda di Indonesia pun akan menjadi terganggu dengan konflik berkepanjangan antara Menpora – PSSI. “Kemana arah pembinaan kita jika tidak ada kompetisi yang bergulir, jadi kami berharap ajang Piala Presiden ini bukanlah euphoria semata,” tambahnya.

Sementara itu, manajer SFC Robert Heri menyatakan pihaknya memang memberikan jatah libur selama 2 minggu kepada seluruh Titus Bonai dkk. “Namun yang libur hanya pemainnya, jajaran manajemen dan pelatih tetap melakukan aktifitas seperti evaluasi tim di Piala Presiden ini,” ujar Robert.

Dirinya pun tidak menampik bahwa pihaknya akan melakukan evaluasi terkait kinerja para pemain dan kemungkinan akan melakukan perombakan skuad. “Namun yang sekarang adalah kejelasan kompetisi terlebih dulu, karena percuma juga kalau kita melakukan evaluasi atau menyiapkan program bila kedepan tidak ada kepastian mengenai turnamen atau kompetisinya,” jelasna singkat.