Dicabutnya pembekuan PSSI oleh Wakil Presiden Republik Indonesia, Jusuf Kalla disambut gembira oleh manajemen dan pemain Sriwijaya FC. Dengan adanya keputusan ini, diharapkan pelaksanaan kompetisi di tanah air dapat segera bergulir dengan normal kembali.

“Saya belum mendengar begitu jelas, namun jika memang keputusannya seperti itu maka sudah pasti SFC akan senang,” ujar manajer laskar wong kito, Robert Heri saat dikonfirmasi Senin (25/5) sore. Menurutnya, awalnya pihaknya sedikit pesimis dengan perkembangan terakhir kegaduhan sepakbola nasional saat ini.

“Jika dibilang terkejut, memang benar. Karena sebelumnya saya pesimis akan ada jalan keluar terbaik dan pasti sanksi FIFA akan turun. Namun dengan adanya pencabutan pembekuan ini, mari kita semua bersinergi kembali untuk kemajuan sepakbola Indonesia,” jelasnya.

Terkait kelanjutan tim SFC kedepannya, Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Provinsi Sumsel ini mengatakan akan melakukan rapat internal dengan jajaran PT SOM terlebih dulu. “Yang pasti kita akan menunggu arahan dari pihak PSSI dan PT Liga Indonesia, setelah ada keputusan resmi dari mereka maka baru akan kita putuskan langkah selanjutnya,” pungkasnya.

Sementara itu, salah satu pemain SFC Asri Akbar menjelaskan dirinya sangat bergembira dengan keputusan pencabutan pembekuan PSSI oleh Jusuf Kalla. Pemain yang musim lalu menjabat sebagai kapten tim ini pun mengaku dirinya sampai terkena sakit akibat memikirkan situasi sepakbola Indonesia belakangan ini dan puncaknya kembali dibatalkannya turnamen pra musim Piala Liga QNB minggu lalu.

Menurutnya, dirinya sampai terkena sakit dikarenakan khawatir akan kelangsungan nasibnya berserta keluarga jika tidak bisa mencari nafkah di lapangan hijau lagi. “Saya menggantungkan nasib hanya dari bermain sepakbola, jadi saya pikir wajar jika sampai bingung bagaimana menghidupi keluarga jika penghasilan satu-satunya tersebut dimatikan. Tapi saya tidak mau menengok ke belakang, sekarang mari bersama kita pastikan agar semuanya kembali berjalan normal kedepan dan masalah ini menjadi pelajaran berharga bagi seluruh pihak,” ungkap pemain yang bermain sebagai gelandang jangkar ini.

Asri sendiri saat ini masih berada di Makassar untuk mengantar keluarganya pulang pasca dihentikannya turnamen pra musim Piala Liga QNB. “Sekarang semangat saya sudah kembali, secepatnya saya akan kembali ke Palembang dan bergabung berlatih dengan pemain lainnya. Semoga kali ini tidak terjadi perubahan kembali,” pungkasnya.