PALEMBANG — Sriwijaya FC gagal memenuhi ambisinya untuk menganankan poin penuh saat menjamu tamunya Barito Putera, Senin (28/11) sore di stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang. Dengan hasil ini, laskar wong kito harus merelakan posisinya di klasemen sementara Torabika Soccer Championship (TSC) 2016 turun ke peringkat 5 dengan poin 47.

Asisten pelatih SFC, Hartono Ruslan menyebut hasil ini memang cukup mengecewakan mengingat kemenangan menjadi incaran pihaknya sebelum pertandingan. “Kelelahan sangat terlihat, para pemain sepertinya juga belum bisa lepas dari trauma laga terakhir melawan Perseru kemarin. Namun kami sudah bekerja keras dan inilah hasil maksimal yang bisa dicapai,” ungkapnya usai pertandingan.

Di laga ini, Hartono sendiri memang tampil menjadi pelatih kepala SFC menggantikan Widodo C Putro yang terkena sanksi larangan mendampingi tim dari Komdis TSC. Dirinya juga menyebut keputusan menurunkan Try Hamdani sebagai penjaga gawang SFC juga sudah diperhitungkan dengan matang.

“Mungkin dari sisi teknis pelatih kiper yang lebih tahu alasannya, namun secara umum kami hanya akan menurunkan pemain yang siap dari sisi fisik, mental dan sesuai dengan strategi yang akan dimainkan,” tambahnya.

Sementara itu, pelatih Barito Putera Yunan Helmi menyebut hasil imbamg ini sebagai sebuah kemenangan bagi pihaknya. “Strategi kami berjalan dengan baik, kolabirasi pemain junior dengan senior juga memuaskan dan mampu mengimbangi SFC yang lebih diunggulkan,” jelasnya.

Namun menurut Yunan, faktor motivasi menjadi pembeda di laga ini. “Kita tahu SFC sangat ingin menang, namun saya katakan sebelum pertandingan bahwa berada di dasar klasemen bukanlah tempat semestinya untuk Barito dan hal ini terbukti sangat melecut anak asuh kami bermain maksimal,” tegasnya.

Jalannya pertandingan

Di babak pertama, tim tamu langsung menggebrak dan mengambil inisiatif menyerang terlebih dulu. Hasilnya, sebuah serangan cepat mampu diselesaikan dengan baik oleh Paolo Sitanggang di menit 3 dan membawa Barito Putera unggul 1-0.

Sriwijaya FC langsung tersentak dan mencoba bangkit untuk menyamakan kedudukan melalui serangan dari kedua sisi lapangan. Namun pergerakan Hilton Moreira dan M Ridwan yang menopang Beto Goncalves di lini depan mampu diredam oleh duet M Roby serta Thierry Gauthessi di jantung pertahanan Barito Putera.

Terus menyerang, laskar wong kito akhirnya baru bisa menyamakan kedudukan di menit 36 melalui sontekan Beto Goncalves. Pemain asal Brasil ini mencetak gol memanfaatkan kelengahan kiper Barito Putera Imam Arif yang gagal menepis dengan sempurna tendangan keras Hilton Moreira dari luar kotak penalti dan bola muntah langsung disambar Beto sekaligus merubah skor menjadi 1-1 dan menutup 45 menit babak pertama.

Di babak kedua, SFC yang tidak ingin kehilangan poin penuh di kandang sendiri berbalik mengambil inisiatif penyerangan. Namun gol kedua SFC justru lahir dari blunder bek Barito Putera, M Roby yang justru menghalau bola masuk ke gawangnya sendiri di menit 64.

Setelah unggul, SFC terus tampil menekan untuk memperbesar keunggulan dan sejumlah peluang kembali tercipta lewat Beto Goncalves dan Hilton Moreira. Namun petaka menghampiri SFC di penghujung pertandingan saat harus kehilangan Mauricio Leal di menit 80 karena cedera dan harus digantikan Andes Adinata.

Dan semenit kemudian, Yongki Aribowo berhasil memanfaatkan celah di pertahanan SFC dan tendangannya merubah skor kembali imbang 2-2. Di menit 90, Beto nyaris menjebol gawang lawan saat sudah berdiri bebas dan berhadapan dengan kiper Imam Arif, namun tendangan kerasnya masih melambung di atas mistar gawang. Skor 2-2 akhirnya menutup laga yang dipimpin oleh Aprisman Aranda dari Padang ini. (Dedi)

RelatedPost