Tidak hanya bertanding di lapangan hijau, skuad Sriwijaya FC juga punya misi ganda saat turun di turnamen Piala Presiden 2015. Selama menjalani 3 partai grup B yang dimainkan di kota Malang, Asri Akbar dkk juga mempromosikan ajang Asian Games 2018 yang akan dilaksanakan di Jakarta – Palembang.

Kegiatan promosi even pesta olahraga terbesar di Asia ini sendiri dilakukan skuad laskar wong kito di beberapa titik kota Malang. “Yang pertama kita lakukan saat SFC bertanding di stadion Kanjuruhan Malang, kita siapkan beberapa merchandise Asian Games yang dibagikan baik untuk tim lawan ataupun penonton yang hadir disana,” ujar Nirmala Dewi, Direktur Promosi PT SOM saat dihubungi Minggu (6/9) siang.

Sejak laga pertama melawan PSGC Ciamis, kapten SFC Titus Bonai memimpin rekan-rekannya membagikan merchandise yang berisi kaos, topi, buklet dan pena Asian Games 2018 sebelum kick off dimulai. “Ada sekitar 500 souvenir yang kita siapkan untuk sosialiasi seperti berapa cabor yang akan dipertandingkan atau lokasinya, karena bagaimanapun ajang Asian Games 2018 membawa nama bangsa Indonesia,” jelasnya.

Tidak hanya di stadion Kanjuruhan, pelaksanaan Car Free Day di kota Malang, Minggu (6/9) pagi juga dimanfaatka manajemen SFC untuk kembali mensosialisasikan ajang Asian Games 2018. “Kebetulan juga hotel tempat tim SFC menginap tidak jauh dari lokasi Car Free Day, jadi kita kembali bagikan merchandise tersebut dan masyarakat pun antusias bertanya mengenai persiapan Sumsel menjadi tuan rumah Asian Games 2018 mendatang,” tambahnya.

Beberapa mahasiswa di kota Malang pun beberapa diantaranya sudah menanyakan bagaimana agar mereka nantinya dapat berpartisipasi sebagai Liasion Officer ataupun volunteer di multi event yang akan mempertandingkan 41 cabor ini.

Sementara itu, kapten tim Titus Bonai sendiri menjelaskan dirinya mendukung program dari manajemen SFC terkait promosi Asian Games 2018. “Apalagi di jersey SFC sudah terpasang logo Road To Asian Games 2018, tentu kami harus mendukungnya,” ujarnya singkat