PALEMBANG — Bermain di depan publik sendiri, skuad Sriwijaya FC U19 mengincar kemenangan perdana saat menjamu PS TNI U19, Jumat (14/7) sore di stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ) Palembang. Poin penuh memang mutlak diraih oleh laskar wong kito mudo guna mengamankan 1 tiket ke babak 8 besar dari grup 1 Liga 1 Indonesia U19 2017.

Pelatih SFC U19, Francis Wawengkang menyebut persiapan anak asuhnya sudah cukup maksimal jelang laga ini. “Hanya ada 2 pemain yang belum bisa bermain karena sakit lalu 1 pemain terkena hukuman akumulasi sehingga absen di laga ini, selebihnya sudah siap tempur,” ungkap eks pemain nasional ini saat sesi pre post match

Menurutnya, usai laga pekan pertama melawan Persija (8/7) lalu, pihaknya sudah melakukan beberapa evaluasi terkait performa Berry Rahmada dkk di lapangan hijau. “Sebenarnya saat melawan Persija kemarin, peluang kita jauh lebih banyak namun hanya 1 yang berbuah gol. Oleh karena itu dalam sesi latihan kami lebih banyak memperbaiki finishing,” jelasnya.

Terkait PS TNI U19, Enal panggilan akrabnya sendiri menyebut cukup buta terhadap gaya permainan lawannya ini. “Kemarin di laga pertama saat mereka bermain imbang 1-1 dengan Bhayangkara FC U19, kami tidak sempat melihat pertandingannya. Namun sudah ada masukan dari sejumlah pihak yang bisa kami jadikan masukan nanti,” tambahnya.

Berry Rahmada, kapten SFC U19 menyebut pihaknya sangat antusias menyambut laga ini dan bertekad mengamankan poin penuh nantinya. “Ini laga pertama di kandang, tentu kami ingin memberikan yang terbaik untuk publik sepakbola di Palembang. Selain itu, poin penuh memang tidak boleh dilepas agar bisa terus bersaing di grup 1 ini,” ujarnya singkat.

Sementara itu, asisten pelatih PS TNI U19 Budi Setiawan menyebut pihaknya mengincar poin di laga ini. “Secara umum persiapan tetap sama seperti biasa, memang pelatih kepala kami belum bisa bergabung karena masih pulang ke negaranya. Tetapi seluruh angggota tim sudah sepakat tetap memberikan yang terbaik, bermain di kandang lawan untuk pertama kalinya, kami lebih fokus ke sektor mental dan semoga mereka tidak ada yang demam panggung,” ujarnya singkat. (dedi)

Artikel Terkait