Munculnya pernyataan di laman resmi Persib Bandung yang menyebut bahwa pemainnya yang terkena kartu merah di babak semifinal lalu tetap dapat dimainkan di partai puncak Piala Presiden yakni Hariono, mendapat tanggapan dari manajemen Sriwijaya FC. Menurut asisten pelatih laskar wong kito, Hartono Ruslan, hal tersebut patut menjadi pertanyaan, mengingat pemutihan kartu merah tidak pernah terjadi sebelumnya.

“Saya belum pernah mendengar ada pemain yang terkena kartu merah lalu diputihkan, karena biasanya hanya terjadi untuk kartu kuning. Namun kita akan pastikan terlebih dulu, karena hal ini sebenarnya pun sudah ada dan diatur di regulasi turnamen Piala Presiden yang dikeluarkan oleh Mahaka Sports and Entertainment,” ungkapnya.

Oleh karena itu, meski enggan mengomentari lebih lanjut pernyataan manajemen Persib tersebut, namun pihaknya berharap pihak Mahaka dapat konsisten dengan aturan yang sudah dikeluarkan sebelumnya. “Dari awal kita taat aturan, mulai dari regulasi pemain yang mengharuskan menyertakan surat keterangan dari klub asal, KITAS hingga pemutihan KK. Namun kami percaya Mahaka akan profesional menyikapi hal ini nantinya,” ujarnya.

Hal yang sama juga disampaikan manajer SFC, Robert Heri yang juga memuji pelaksanaan Piala Presiden yang dinilainya berjalan sangat baik hingga babak semifinal. “Di tengah suasana sepakbola di tanah air yang masih terpuruk, pelaksanaan Piala Presiden ini menjadi angin segar. Para pemain dapat berkompetisi kembali, kemudian para suporter pun bergairah mendukung timnya dan perputaran ekonomi pun berjalan lagi, tentu akan sangat disayangkan jika di partai final terjadi hal yang dapat merusak semua itu,” ujar Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Provinsi Sumsel ini.

Sekretaris tim SFC, membenarkan bahwa pihaknya sudah mengecek aturan mengenai kartu kuning dan merah di regulasi Piala Presiden 2015 yang sudah dikeluarkan sejak awal turnamen ini digelar pada awal September lalu. “Hal tersebut memang tercantum pada pasal 32 ayat 7 yang berbunyi Pemutihan untuk kartu hanya terhadap kartu kuning dan berlaku untuk pertandingan final dalam pelaksanaan turnamen, dengan hal ini maka sudah dipastikan bahwa Hariono harus absen nanti,” jelasnya singkat.