Untuk lebih meningkatkan kualitas lapangan di stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ), manajemen Sriwijaya FC mengusulkan agar lapangan yang juga pernah menjadi lokasi pembukaan dan penutupan SEA Games 2011 ini diistirahatkan terlebih dulu. Apalagi saat ini kondisi lapangan stadion GSJ memang mengalami penurunan karena intensitas pemakaian yang tinggi.

Tidak hanya menjadi tempat latihan skuad SFC dan PON Sumsel, stadion GSJ belakangan juga kerap digunakan oleh kegiatan lainnya. Seperti kejuaraan SSB yang berlangsung Minggu (8/2) kemarin atau tempat peringatan HUT Kodam II Sriwijaya pada awal tahun lalu yang juga dimeriahkan dengan penampilan band Slank.

Sekretaris tim laskar wong kito, Achmad Haris menjelaskan bahwa pihaknya kini memang tengah mengusulkan rencana tersebut kepada pengelola stadion GSJ. “Di beberapa bagian lapangan ada yang bergelombang, lalu ada juga rumput yang tumbuh tidak merata. Namun kita maklum karena volume pemakaian stadion yang tinggi,” jelasnya saat ditemui di sela-sela latihan SFC, Senin (9/2) sore di GSJ.

Pihaknya kini juga tengah menginventarisir lapangan lain yang akan menjadi alternatif tempat latihan bila memang lapangan GSJ akan mengalami perawatan terlebih dulu. “Bisa ke lapangan softball/baseball di GSJ yang selama ini sering juga dipakai oleh tim PON Sumsel, atau juga stadion Bumi Sriwijaya atau Patra Jaya, namun ini baru rencana dan nantinya akan berkonsultasi dengan tim pelatih terlebih dulu,” tambahnya.

Pelatih SFC, Beny Dollo sendiri mengaku pihaknya memang menginginkan adanya perbaikan kualitas lapangan GSJ. Namun dirinya juga menjelaskan tidak akan sembarang memindahkan lokasi latihan dan lebih mengedepankan faktor kenyamanan bagi pemain. “Kalau alternatif tempat latihan tidak cocok atau rawan membuat pemain cedera, maka lebih baik tetap di GSJ,” tegasnya.

Sementara itu, hal ini sendiri juga memantik reaksi dari kelompok suporter SFC, Singa Mania. “Kualitas lapangan GSJ memang sudah harus cepat diperbaiki, karena GSJ merupakan stadion yang sudah berstandar internasional dan even bergengsi sudah digelar disana. Kedepan, Palembang pun sudah disebut akan menjadi tuan rumah Piala Bhayangkara, tentunya rumput dan lapangan harus bagus, jangan sampai nanti kita gagal menjadi penyelenggara dikarenakan alasan tersebut,” pesan ketua umum Singa Mania, Ariyadi Eko saat dimintai komentarnya mengenai hal ini.

Artikel Terkait