PALEMBANG — Tidak hanya melalui Sekolah Sepak Bola atau klub lokal, manajemen Sriwijaya FC kini juga melirik Pondok Pesantren untuk mencari bibit muda handal yang nantinya akan mengisi skuad laskar wong kito. Apalagi manajemen SFC sudah mentargetkan dalam 1-2 tahun kedepan akan lebih banyak produk lokal yang akan mengisi skuad tim nantinya.

Seperti terlihat saat jajaran manajemen SFC mengunjungi Pondok Pesantren (Ponpes) Aulia Cendekia pimpinan Hendra Zainuddin yang menggelar futsal Aulia Liga Super dimulai Sabtu,(4/3) kemarin. “Saya sengaja datang karena ingin melihat talenta asli Sumsel. Apalagi para santri ini banyak juga yang memiliki minat dan bakat di bidang sepakbola. Kami sendiri berharap dalam 1-2 tahun lagi SFC akan diisi oleh banyak talenta muda lokal,” ujarnya di depanratusan  para santri saat memberikan kata sambutan.

Dalam kesempatan itu juga Nasrun mengajak beberapa pemain lokal Sumsel yang sudah berhail menembus skuad SFC senior. Mulai dari Rizky Dwi Ramadhana, Hapit Ibrahim, Rangga Pratama, Ichsan Kurniawan dan didampingi juga oleh kapten Tim Yu Hyun Koo.

“Bisa dilihat bahwa kita telah berhasil mengorbitkan pemain lokal Sumsel dan binaan sendiri seperti Teja Paku Alam, Zalnando juga mampu menembus timnas. Tidak memungkinkan tahun depan jumlahnya terus bertambah. Oleh karena itu kami harap regenerasi Sumsel mulai maksimal dan tetap tidak melupakan akademik,” tuturnya. Kepala Dinas Perhubungan Sumsel ini pun secara spontan memberikan bantuan hadiah berupa uang pembinaan kepada para juara di liga futsal ALS ini.

Dibincangi Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Aulia Cendekia Hendra Zainuddin menuturkan anak asuhnya memang sangat menyukai sepakbola dan SFC. Makanya dia telah menggelar turnamen futsal ALS sudah berjalan tahun ketiga. “Santri saya memang dari dulu pencinta SFC. Makanya mereka juga sangat hobi sepakbola. Saya senang komentar Manajer SFC kedepan mempriotaskan para bakat santri kami nantinya,”ucap Hendra.

Hendra juga memberikan janji selama SFC berlaga di Liga 1 ia akan menggelar doa bersama dengan santri agar Laskar Wong Kito bisa memboyong trofi ke Palembang di musim 2017. (dedi)

Artikel Terkait