PALEMBANG — Terhentinya kompetisi Torabika Soccer Championship (TSC) 2016 karena perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX Jabar membuat manajemen Sriwijaya FC akhirnya memutuskan meliburkan Supardi dan kawan-kawan selama satu pekan. Punggawa Laskar Wong Kito baru akan mulai menjalani latihan di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang Kamis (22/9) mendatang.

Namun meskipun libur, seluruh pemain sendiri tetap mendapatkan program latihan yang sudah disiapkan oleh tim pelatih. “Memang paling cepat kita rencanakan pemain baru akan berkumpul 22 September mendatang, namun apakah langsung di Palembang masih akan dilihat lagi. Karena sejauh ini ada beberapa alternatif yang bisa dipilih untuk persiapan melawan Bhayangkara FC mendatang,” ujar Sekretaris Tim SFC Achmad Haris, Jumat (16/9) sore.

Menurutnya, pihaknya sejauh ini juga sudah mendapat tawaran dari beberapa pihak selama masa libur ini. “Namun semuanya akan diputuskan bersama-sama tim pelatih, untuk sementara kita liburkan pemain terlebih dulu. Apalagi mereka sudah berjuang keras dan hasilnya pun sangat positif dengan 3 kemenangan beruntun, rekor baru SFC di musim ini,” tambahnya.

Alternatif untuk menggelar pemusatan latihan memang sempat menjadi alternatif yang disiapkan oleh manajemen SFC. “Namun harus bisa ada lawan latih tanding disana, karena waktu lebih dari 2 minggu dikhawatirkan membuat pemain kehilangan atmosfir pertandingan. Soal hal teknis seperti itu sudah kami serahkan kepada tim pelatih,” ujar Haris.

Sementara itu, meskipun libur namun pelatih SFC Widodo C Putro tetap punya kesibukan, salah satunya adalah mengamati performa pemain muda PON Sumsel yang saat ini sedang berjuang di ajang PON XIX Jabar. Pasalnya, selain Teja Paku Alam, Zalnando dan Ichsan Kurniawa yang sudah bergabung di tim senior SFC, banyak pemain lain yang dipersiapkan untuk promosi di skuad senior.

“Manajemen sudah memutuskan bahwa tidak ada pencoretan pemain di putaran kedua ini, namun SFC tetap membutuhkan pemain tambahan. Karena saat ini kami hanya berkekuatan 21 pemain, itu sangat kurang. Bahkan saat di Madura kemarin, pemain yang masuk line up hanya 17 orang. Saya sendiri sudah mendapat informasi mengenai siapa saja di skuad PON Sumsel yang berprospek tinggi dan layak promosi ke senior, namun saya tetap harus melihat langsung dan bisa saja jumlahnya cukup banyak. Karena kuota untuk pemain lokal SFC masih bisa ditambah dan pendaftarannya pun baru berakhir 30 September nanti,” bebernya. (dedi)

RelatedPost