PALEMBANG — Sempat menahan imbang tuan rumah PSM Makassar selama 95 menit, Sriwijaya FC akhirnya harus menerima kekalahan tipis 0-1, Minggu (21/5) sore di stadion Andi Mattalata Matoangin. Gol semata wayang tim Juku Eja yang dicetak oleh Reinaldo Ellias mendapat protes keras dari tim SFC karena terkesan sangat dipaksakan.

Bahkan laga sendiri harus berhenti selama 12 menit karena protes keras dari tim SFC yang menganggap wasit sudah membuat kesalahan besar. Dalam tayangan ulang, tidak tampak pelanggaran yang dilakukan oleh Firdaus Ramadhan kepada Hamka Hamzah di kotak penalti, namun wasit Hadiyana tetap memberi hukuman kepada tim SFC di penghujung pertandingan.

Sontak kejadian ini membuat hampir seluruh pemain SFC emosi dan sempat memutuskan untuk melakukan walk out. Setelah sempat berdiskusi, dengan berjiwa besar Yu Hyun Koo dkk kembali ke lapangan. Eksekusi yang dilakukan Reinaldo akhirnya mampu menjebol gawang SFC yang dijaga oleh kiper pengganti Sandy Firmansyah dan wasit langsung meniup peluit tanda berakhirnya pertandingan

Pelatih SFC Oswaldo Lessa menyebut anak asuhnya sudah bermain maksimal di laga ini. “Saya lebih baik diam, karena semua menyaksikan laga ini. Soal apakah nanti akan melakukan protes resmi, itu urusan dari manajemen SFC, tugas saya hanya di lapangan. Namun saya tetap mengapresiasi seluruh pemain, mereka sudah membuktikan semangat juang tinggi dan tidak kalah di permainan normal,” ujarnya usai pertandingan.

Nur Iskandar sendiri menyebut permainan PSM Makassar tidaklah istimewa dan hanya mendapat keberuntungan di penghujung laga. “Dari sisi permainan di lapangan, kami bisa mengimbangi, namun semua di stadion bisa menilai kejadian yang terjadi  tadi,” ujarnya singkat.

Penyerang SFC, Alberto Goncalves tidak dapat menyembunyikan kesedihannya dan hampir meneteskan air mata di ruang ganti. “Saya sudah 10 tahun lebih di Indonesia dan kejadian seperti ini terus berulang, mereka bilang ada tarikan sehingga penalti. Namun di video tidak terlihat sama sekali,” keluhnya.

Sementara itu, pelatih PSM Makassar Robert Rene Albert menilai anak asuhnya layak menang di laga ini. “Setelah 90 menit, laga harus berakhir. Tadi PSM juga seharusnya banyak mendapat penalty. Soal kejadian di menit akhir, itu cukup layak diganjar hukuman,” ungkap pelatih asal Belanda ini.

Selain itu, dirinya pun menyebut wasit harusnya cepat memberikan keputusan setelah ada aksi keluar lapangan dari pemain SFC. “Wasit harus tegas, jika memang waktunya sudah habis, maka dia harus membuat keputusan dan jangan terlalu lama seperti tadi. Namun saya memberikan respek kepada SFC yang menurut saya sangat bagus, kami mendapat kesulitan lebih dan laga ini lebih sulit bila dibandingan saat melawan Arema kemarin,” tambahnya.

Jalannya Pertandingan

Di babak pertama, tim tuan rumah langsung menggempur pertahanan SFC dengan memanfaatkan bola-bola atas. Postur tinggi Reinaldo Ellias memang dijadikan sasaran umpan dari pemain PSM guna menjebol gawang SFC yang dijaga oleh Teja Paku Alam.

Bahkan beberapa kali Teja harus mendapat benturan keras saat berusaha mengamankan gawangnya. Bahkan di menit 35, setelah 3 kali terkena benturan, Teja akhirnya harus ditandu keluar dan digantikan oleh Sandy Firmansyah. SFC sendiri sempatit mendapat peluang emas saat Maldini Pali yang tinggal berhadapan dengan kiper PSM, Rivky Mokodompit gagal menyelesaikan umpan matang dari Beto tersebut. Di babak pertama ini, wasit memberikan waktu tambahan selama 7 menit dan skor imbang 0-0 harus diterima kedua tim.

Di babak kedua, PSM tetap memegang kendali permainan dan untuk meningkatkan daya gedor, Rene Albert memasukkan 2 darah segar yakni M Rahmad dan Ferdinan Sinaga. Namun benteng kokoh Yanto Basna dan Bobby Satria mampu mementahkan setiap serangan PSM Makassar. Di menit-menit akhir, Bobby Satria sendiri akhirnya harus ditarik keluar karena terkena cedera dan digantikan oleh Firdaus Ramadhan.

Petaka menghampiri SFC saat injury time babak kedua yang diberikan wasit selama 6 menit. Umpan M Rahmat ke kotak penalty kepada Hamka Hamzah berujung tendangan hukuman 12 pas. Sempat diprotes keras, namun pemain SFC akhirnya bersikap ksatria dan tendangan Reinaldo menutup laga dengan skor 1-0 untuk keunggulan tuan rumah. (dedi)

Artikel Terkait