PALEMBANG — Sempat membalikkan keadaan, skuad Sriwijaya FC akhirnya harus menerima hasil buruk saat dikalahkan dengan skor tipis 3-2 oleh tuan rumah Arema FC, Jumat (7/7) malam di stadion Kanjuruhan Malang dalam lanjutan kompetisi Liga 1 Indonesia 2017. Dengan hasil ini, laskar wong kito masih belum mampu beranjak dari papan bawah di klasemen sementara Liga 1 Indonesia 2017.

“Secara hasil memang kita kecewa, namun dari sisi permainan tim SFC sudah menunjukkan peningkatan. Kami mampu merepotkan Arema dan mencetak 2 gol di Malang, itu sangat kami apresiasi. Namun memang ada kesalahan di lini belakang karena kurangnya konsentrasi sehingga kehilangan lawan,” ungkap pelatih SFC, Hartono Ruslan usai pertandingan.

Di laga ini, wasit Nuzur Fadillah yang memimpin pertandingan sempat memberikan kartu merah kepada kapten SFC, Yu Hyun Koo karena dianggap melanggar pemain lawan. “Harusnya tidak kartu kuning kedua, karena yang terjadi adalah body cash biasa dan bukan tindakan kasar kepada lawan,” keluhnya.

Hal yang sama juga disampaikan oleh perwakilan pemain SFC, TA Mushafry. “Soal hasil memang belum memuaskan, namun kami tidak merasa kecewa dengan permainan, di babak kedua mampu menguasai pertandingan. Namun memang ada kelengahan sehingga lawan bisa memanfaatkannya, kami harus memperbaiki dengan cepat dan siap lagi kedepannya,” ujarnya singkat.

Sementara itu, pelatih Arema Aji Santoso menyebut laga ini berlangsung dramatis dan dirinya sangat bersyukur bisa mengamankan kemenangan. “Kami sempat unggul, disamakan dan tertinggal, namun akhirnya bisa menang. Sejak babak pertama kami sudah bermain sangat baik, tapi memang ada masalah saat lawan bisa menyamakan kedudukan,” ungkapnya.

Menurutnya, gol penalti yang dicetak Beto sempat membuat mental bermain anak asuhnya drop. “Jujur seluruh pemain agak sedikit down, terkena penalti dan babak pertama berakhir. Tapi semua bisa saja terjadi di sepakbola, daya juang mereka mampu memberikan hasil yang positif,” pujinya.

Jalannya pertandingan

Di babak pertama, tim tuan rumah langsung mengambil inisiatif menyerang. Beberapa kesalahan yang dibuat oleh pemain SFC beberapa kali membuat tim Arema FC mendapat peluang.Sisi kanan pertahanan SFC yang ditempati oleh Marco Meraudje menjadi titik yang paling banyak mendapat tekanan sepanjang 15 menit pertama.

Bahkan Marco Meraudje mendapat kartu kuning pertama di laga ini usai melanggar Adam Alis di menit 30. Tendangan bebas yang diberikan oleh wasit  Nusul Fadillah akhirnya mampu dimanfaatkan dengan baik oleh Arema untuk mencetak gol lewat sundulan Christian Gonzales sekaligus merubah kedudukan menjadi 1-0 untuk tuan rumah. Namun dari tayangan televise, gol ini sedikit berbau kontroversi karena pemain naturalisasi ini sudah berada dalam posisi offside saat menerima umpan Adam Alis.

Usai gol ini, Arema terus memborbardir pertahanan SFC untuk memperlebar keunggulan. Baru di 5 menit terakhir SFC mampu keluar dan membuat serangan ke gawang Arema yang  dijaga oleh Kurnia Meiga. SFC sendiri sempat mendapat peluang ketika Hilton Moreira dijatuhkan pemain lawan di kotak penalti, namun insiden ini diabaikan oleh wasit. Barulah di penghujung babak pertama SFC mampu menyamakan kedudukan melalui titik penalti. Tendangan 12 meter ini diberikan wasit setelah Alfarizi dinyatakan handsball di kotak terlarang. Eksekusi yang diambil oleh Alberto Goncalves mampu mengoyak jala lawan dan skor imbang 1-1 menutup 45 menit babak pertama.

Di awal babak kedua, pertandingan berjalan lebih seru dan banyak gol tercipta. Beto Goncalves di menit 55 sempat membawa tim tamu unggul dulu melalui sundulannya yang memanfaatkan umpan terukur Hilton Moreira dari sisi kiri pertahanan Arema. Namun skor ini tidak berlangsung lama karena Arema justru berbalik unggul lewat dua gol yang dicetak oleh Dendi Santoso di pertengahan babak kedua. Meski bermain dengan 10 pemain, namun SFC tetap mampu membuat peluang ke gawang Arema namun hingga peluit panjang ditiup wasit skor tidak berubah dan laga 3-2 untuk Arema FC menutup pertandingan. (dedi)

Artikel Terkait