Meski dikenal sebagai tim yang bertabur bintang, namun manajemen Sriwijaya FC diharapkan untuk lebih memberi kesempatan pada pemain muda kedepannya. Apalagi dalam 2 tahun ke belakang, SFC U21 maupun tim PON Sumsel memiliki talenta berbakat dan menjadi kekuatan baru di sepakbola nasional.

SFC U21 bahkan mencatat prestasi maksimal dengan lolos ke final dalam 2 musim terakhir Indonesian Super League (ISL) U21 dengan 1 gelar juara. Sementara tim PON Sumsel sukses mencatat sejarah dengan menjuarai Porwil Sumatera dan berhasil lolos ke PON 2016, sesuatu yang sebelumnya tidak pernah berhasil dilakukan para seniornya.

Dalam 2 musim terakhir, SFC senior sendiri sudah memberikan jatah promosi bagi para pemain pemain muda, dimulai dari era Jecky Arisandi, Rizky Dwi Ramadhana, Ichsan Kurniawan, Teja Paku Alam, Jajang Maulana, Manda Cingi hingga yang terakhir Zalnando. Di luar nama tersebut, ada juga Yogi Novrian yang jasanya dipakai oleh Persela Lamongan di kompetisi QNB League 2015 dan turnamen Piala Jenderal Sudirman lalu.

Pelatih tim PON Sumsel, Rudy Keltjes sendiri menilai anak asuhnya memiliki prospek cerah kedepannya dan akan sangat disayangkan bila tidak dimanfaatkan secara maksimal oleh SFC. “Progressnya juga semakin meningkat dan rasanya di PON nanti, Sumsel akan mampu berbicara dan target awal yang hanya sekedar lolos bisa kita revisi menjadi bersaing memperebutkan medali,” ujar eks pemain nasional ini.

Sementara itu, asisten manajer SFC Achmad Haris menegaskan bahwa pihaknya sangat berkomitmen tinggi terhadap pembinaan pemain muda di Sumsel. “Jadi tidak hanya mengejar prestasi, SFC pun peduli terhadap perkembangan pemain muda dan selama ini setiap musimnya kita juga selalu mempromosikan minimal 4 pemain dari skuad U21 ke tim senior,” ungkapnya.

Bahkan kedepan, dirinya pun menyatakan bahwa SFC secara bertahap akan lebih didominasi oleh putera daerah asli Sumsel. “Secara bertahap kita akan menuju kesana, tentu kita berharap para pemain SFC U21 dan PON Sumsel ini akan menjadi tulang punggung tim senior nantinya,” pungkasnya.