Sriwijaya FC gagal mewujudkan ambisi untuk lolos ke babak final turnamen Piala Presiden 2018 setelah dikalahkan dengan skor tipis 0-1 oleh tuan rumah Bali United, Rabu (14/2) malam di stadion I Wayan Dipta Gianyar. Gol tunggal bagi Bali United dicetak oleh legiun asuhnya, Demerson di menit 80 usai water break babak kedua.

Dengan hasil ini, laskar wong kito hanya akan memperebutkan posisi 3-4 melawan PSMS Medan, Sabtu (17/2) mendatang di stadion Gelora Bung Karno Jakarta. Pelatih SFC, Rahmad Darmawan mengaku anak asuhnya sudah bermain maksimal di laga ini dan tidak dinaungi dewi fortuna.

“Seluruh pemain sudah menunjukkan determinasinya dan juga konsisten hingga menit terakhir. Kami juga banyak momen untuk mencetak gol yang semuanya terbuang sia-sia dan lawan lebih diberikan keuntungan,” ungkapnya usai pertandingan.

Meski kalah, RD menyebut dirinya cukup puas karena Alberto Goncalves dkk tidak menunjukkan penurunan permainan meski harus bermain di kandang Bali United. “Kami kebobolan oleh sebuah situasi set piece corner kick yang terjadi berulang di sebuah momen. Mungkin pemain kami sedikit kehilangan konsentrasi karena di saat itu kami melakukan sejumlah pergantian. Namun secara umum saya tidak menyalahkan siapa-siapa dan sebenarnya ini sangat bagus, situasi ini sangat diperlukan sebagai bagian dari sebuah persiapan menghadapi kompetisi sesungguhnya nanti,” bebernya.

Namun RD menyelipkan pesan bahwa turnamen ini juga harus menjadi ajang persiapan pihak lainnya yang terlibat di industri sepakbola Indonesia. “Semua pihak juga harus introspeksi, termasuk juga perangkat pertandingan,” pesannya.

Artikel Terkait