PALEMBANG — Menurunnya prestasi Sriwijaya FC di putaran kedua kompetisi Torabika Soccer Championship (TSC) 2016 mulai mendapat banyak sorotan dari banyak pihak. Kekalahan 2-3 dari Arema Cronus, Kamis (8/12) semakin menambah panjang daftar 6 laga terakhir tanpa kemenangan untuk laskar wong kito.

Namun pelatih SFC, Widodo C Putro menepis anggapan bahwa anak asuhnya bermain tanpa gairah mengingat peluang juara yang sudah menguap belakangan ini. “Bukan karena faktor apapun, kami kalah karena tidak mampu memenangkan pertandingan. Dan tidak usah mencari kesalahan atas hal ini, sayalah yang paling bertanggung karena posisi saya sebagai pelatih kepala,” tegasnya.

Menurutnya, seluruh pemainnya sudah berjuang keras dan di setiap pertandingan juga terus menunjukkan profesionalisme. “Kalau disebut tidak serius, mana mungkin kami memberangkatkan 19 pemain terbaik ke Serui kemarin. Perjalanan ekstrem yang harus kami hadapi juga tidak mengendurkan semangat bertanding tim kami,” tambahnya.

Diakuinya, saat ini pihaknya menegaskan akan menyelesaikan 3 pertandingan sisa dengan tetap semangat. “Kami harus menjaga nama besar SFC dan tidak mungkin bermain setengah hati. Soal hasil belakangan ini, silahkan melihatnya secara objektif dan saya sangat yakin pemain SFC sudah berjuang habis-habisan di setiap pertandingan,” tegasnya.

Usai laga melawan Arema, SFC sendiri akan kembali bertanding melawan Bali United, Minggu (11/12) di Palembang, kemudian melakoni laga away melawan PS TNI Kamis (15/12) di Bekasi dan laga penutup menjamu Pusamania Borneo FC, Minggu (18/12). (Dedi)

RelatedPost