Adanya pernyataan dari Asosiasi Pesepakbola Profesional (APPI), Kamis (14/1) yang mengajak pemain sepakbola untuk menolak bermain di turnamen-turnamen yang akan digelar di tanah air mendapat tanggapan dari manajemen Sriwijaya FC. Meski mengaku dapat memahami dan mendukung gerakan moral tersebut, namun manajemen laskar wong kito berharap keputusan tersebut dapat ditinjau ulang.

“Kami mendukung gerakan APPI agar pihak terkait seperti PSSI, operator PT Liga Indonesia dan Kemenpora segera menggelar kompetisi lagi, namun sikap menolak turnamen sepertinya kurang tepat,” ujar manajer SFC, Nasrun Umar saat ditemui di stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang, Jumat (15/1) sore.

Dalam pandangannya, gerakan menolak turnamen yang disampaikan APPI bukan merupakan solusi  terbaik saat ini. “Menurut hemat kami, itu bukan solusi. Pemain tetap harus bermain, namun perjuangan untuk menuntut semua pihak yang berkompeten segera menyelesaikan seluruh permasalahan sepakbola, duduk bersama dan memutar kompetisi seperti biasa,” ungkapnya.

Menurutnya, sampai saat ini tidak ada jaminan kompetisi segera bergulir lagi dan jangan sampai menambah masalah baru nantinya. “Pemain juga harus cerdas, keluarga mereka juga mesti tetap dinafkahi. Jika sampai mogok main, tapi situasi konflik belum juga berakhir, tentu itu situasi yang sangat tidak kita inginkan,” tambahnya.

Kepala Dinas Perhubungan dan Kominfo Sumsel ini pun berharap agar seluruh pihak seperti PSSI dan Kemenpora dapat menurunkan ego masing-masing demi kebaikan sepakbola nasional. “Pembekuan dan jatuhnya sanksi FIFA sudah membikin sepakbola Indonesia terpuruk, jangan ditambah lagi. Tidak hanya pemain atau pelatih, semua pun kena dampak dari konflik ini,” tegasnya.

Diakuinya, manajemen SFC sangat berkomitmen memajukan sepakbola nasional, termasuk juga pemenuhan hak-hak pemain. “SFC sangat ingin agar kompetisi bergulir lagi, karena di kondisi seperti ini maka kami sulit memaksimalkan pemasukan dari sektor sponsorship. Namun mogok main bukan pilihan tepat,” pungkasnya.

Artikel Terkait