PALEMBANG — Asa Sriwijaya FC untuk meneruskan tren positif dan mencuri poin di kandang Madura United, Rabu (14/9) dipastikan tidak akan mudah. Pasalnya dalam laga pekan ke-20 kompetisi Torabika Soccer Championship (TSC) 2016 ini, laskar wong kito tidak akan dapat memainkan skuad terbaiknya.

Tiga pemain muda SFC yakni Teja Paku Alam, Ichsan Kurniawan dan Zalnando dipastikan absen saat laga melawan Madura United. Bukan karena cedera atau menjalani hukuman akumulasi kartu kuning, namun ketiganya kini harus berpisah dan membela skuad PON Sumsel yang akan segera memulai perjuangan di ajang PON XIX Jabar 2016.

Usai laga terakhir melawan Persib Bandung, Sabtu (10/9) kemarin, trio young guns ini bahkan sudah bertolak menuju Bekasi dan bergabung dengan laskar wong kito mudo asuhan Rudy Keltjes. Menyikapi hal ini, pelatih SFC Widodo C Putro mengaku sudah mengantisipasi hal ini dan menyiapkan pemain lain untuk menggantikannya.

WCP memang harus pandai memutar otak mengingat belakangan ini ketiganya mulai rajin mengisi starting eleven SFC. Bahkan di 2 laga terakhir, trio alumnus SFC U21 ini juga selalu dimainkan sejak menit awal dan menjadi andalan WCP. “Pasti ada perubahan, karena sejak awal kita pun sudah diberitahu mengenai kondisi ini,” jelas pelatih asal Cilacap ini saat dihubungi Senin (11/9) sore.

Selain 3 pemain ini, SFC juga harus kehilangan pemain andalan lain yakni gelandang senior berpengalaman Firman Utina. Mantan kapten timnas ini tidak bisa bermain karena terkena hukuman akumulasi kartu kuning. Pemain asal Manado ini mengantongi 3 kartu kuning yang diterimanya saat laga melawan Mitra Kukar (29/5), Persiba Balikpapan (3/9) dan di laga terakhir melawan Persib Bandung (10/9) kemarin.

WCP mengaku absennya Firman Utina ditambah trio PON Sumsel tidak membuat dirinya gentar dan tetap optimis anak asuhnya dapat mencuri poin di kandang Madura United nanti. “Saat masuk lapangan, skor dimulai dengan 0-0 dan kedua tim sama-sama bermain dengan 11 pemain. Jadi hasil akan lebih banyak ditentukan dengan siapa yang mau bekerja-keras nantinya,” pungkasnya.

Sementara itu, saat dikonfirmasi manajer SFC Nasrun Umar mengaku bahwa keputusan ini memang cukup sulit diambil oleh pihaknya. “Baik SFC atau tim PON Sumsel sama pentingnya dan merupakan milik masyarakat Sumsel. Namun semua ada konsekuensinya, tim PON Sumsel sangat membutuhkan tenaga ketiga pemain ini untuk berjuang meraih medali emas, hal ini pun sudah sejak lama kita beritahukan ke tim pelatih SFC dan apapun resikonya harus kita ambil. Saya pun harus memikirkan keduanya karena di tim PON Sumsel saya pun bertindak sebagai ketua KONI yang bertanggung jawab atas mereka, doakan saja agar semuanya dapat berjalan dengan baik,” ujarnya singkat saat dikonfirmasi. (dedi)

Daftar pemain SFC yang dibawa ke Madura

Kiper : Try Hamdani, Yogi Triana

Belakang : Wildansyah, Mauricio Leal, Fachrudin, Ngurah Nanak, Supardi

Tengah : Yu Hyun Koo, Hapit Ibrahim, Achmad Jufrianto, Anis Nabar, M Ridwan

Depan : Rizky Dwi Ramadhana, Airlangga Sucipto, TA Musafry, Alberto Goncalves, Hilton Moreira

RelatedPost