Tim Porprov Musi Banyuasin (Muba) bertekad mengimbangi Sriwijaya FC dalam laga uji coba yang digelar di stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang, Jumat (24/4) sore. Meskipun berbeda kelas, namun skuad Laskar Dem Asal Top ini mengatakan siap memberikan kejutan bagi Titus Bonai dkk.

Pelatih Porprov Muba, Hendri Wicaksana menegaskan sebagai juara bertahan Porprov Sumsel, pihaknya minimal ingin mengimbangi permainan SFC nantinya. “Jika bicara kualitas, tentu SFC unggul segalanya, tapi kami tetap ingin bermain normal dan memberikan perlawanan. Yang jelas kami mungkin akan fokus bertahan terlebih dulu dan melancarkan serangan balik, karena sangat riskan jika meladeni permainan terbuka dengan lawan yang punya kemampuan individu lebih baik, jika akhirnya pun kalah, jangan sampai terlalu telak,” ungkapnya saat dihubungi Kamis (23/4) siang.

Dirinya sendiri mengaku meski bertabur bintang, SFC hingga saat ini masih memiliki beberapa kelemahan yang dilihatnya di 3 laga awal QNB League 2015. “Mungkin karena pemainnya banyak yang baru, jadi terlihat masih kurang kompak. Namun saya yakin pelatih SFC sudah memperbaiki itu semua, jika itu sudah teratasi maka SFC tetap tim yang berpotensi menjadi juara nantinya,” tambahnya.

Tim Poprov Muba sendiri berkekuatan 26 pemain dan sudah melaksanakan pemusatan latihan secara intensif sejak Februari lalu. “Target kami di Porprov Sumsel jelas mempertahan gelar yang sudah diraih sejak tahun 2005 dan 2010 lalu. Dari sisi fisik tim ini sudah siap dam sekarang kami sudah memasuki tahapan pematangan strategi serta taktik di lapangan,” jelasnya.

Beberapa nama pemain SFC U21 musim lalu seperti M Andes, Yusuf Effendi serta Jufrianto juga tergabung di tim Porprov Muba saat ini. “Hampir 100 persen tim ini diperkuat oleh alumnus Sekayu Youth Soccer Academy (SYSA), kebetulan mereka bertiga musim lalu direkrut oleh SFC U21. Saat ini kami sudah menyiapkan 26 pemain untuk Porprov Sumsel nanti, tapi masih sangat mungkin terjadi promosi degradasi, melawan SFC akan kami pantau kemampuan mereka,” pungkasnya.

Sementara itu, skuad SFC tetap memandang serius laga uji coba ini dan menjadi simulasi untuk laga melawan Persib Bandung (3/5) mendatang. “Kita akan perbaiki beberapa kelemahan yang masih terlihat di 3 laga awal kemarin, terutama transisi dari menyerang ke bertahan. Karena dari evaluasi tim pelatih, beberapa gol yang kita terima berasal dari serangan balik lawan yang cepat sehingga lambat diantisipasi oleh pemain kita,” ungkap asisten pelatih SFC, Hartono Ruslan saat dikonfirmasi.

Artikel Terkait