Manajemen Sriwijaya FC akhirnya secara resmi memberikan liburan kepada seluruh pemain dan pelatih, Rabu (29/4). Keputusan ini diambil dengan pertimbangan belum ada kejelasan kapan lagi pelaksanaan kompetisi Qatar National Bank (QNB) League 2015 akan digulirkan.

“Karena tidak kepastian maka pemain diberikan liburan terlebih dulu, setelah ada keputusan resmi soal QNB League maka baru akan dikumpulkan kembali,” ungkap pelatih Beny Dollo saat ditemui di Mess Pertiwi, Rabu (29/4) usai menggelar rapat dengan jajaran manajemen dan seluruh pemain.

Terkait libur itu sendiri, pihaknya memutuskan tidak memberikan batasan waktu dan akan tergantung hasil pertemuan pengurus PSSI yang akan digelar pada 2 Mei mendatang. “Tidak ada batasan waktu, namun kita menegaskan ke pemain bahwa mereka harus tetap siap jika dipanggil tiba-tiba karena ada perkembangan baru terkait QNB League,” jelasnya.
Walau diberikan liburan, namun dirinya memastikan akan terus memantau kondisi serta perkembangan anak asuhnya.

“Mereka sudah kami berikan program untuk tetap menjaga fisik selama liburan, selain itu tim pelatih akan terus berkomunikasi sehingga jika ada perkembangan positif, semuanya harus secepatnya kembali ke Palembang,” tambahnya.
Menurutnya, menyikapi kondisi terkini sepakbola nasional, keputusan untuk meliburkan pemain adalah pilihan terbaik.

“Kasihan pemain jika hanya berlatih tanpa tahu untuk apa dan kapan akan bertanding. Sebagai pelatih saya juga melihat ada penurunan semangat yang terlihat dari raut wajah pemain saat berlatih karena situasi ini,” ujar pelatih terakhir timnas senior ini.

Sementara itu, meskipun diberikan liburan tanpa batas, namun kondisi berbeda terjadi untuk legiun asing SFC. Trio Goran Ljubojevic, Morimakan Koita dan Abduolaiye Maiga langsung mendapat jatah liburan selama 20 hari. “Memang 20 hari, tapi bisa saja dipercepat jika hasil pertemuan nanti menegaskan liga akan dimainkan pada 19 Juni dan semuanya sudah mengerti mengenai hal tersebut,” pungkasnya.

Artikel Terkait