Usai hasil drawing babak 8 besar yang mempertemukan Sriwijaya FC melawan Persebaya, manajemen laskar wong kito langsung bergegas melakukan persiapan. Pasalnya, dalam pertemuan juga menghasilkan sejumlah keputusan yang harus dengan cepat disikapi oleh pelatih SFC, Beny Dollo.

Salah satunya adalah tidak adanya pemutihan KK bagi pemain yang sudah mengantongi hukuman akumulasi KK di babak putaran grup Piala Presiden. Dengan keputusan tersebut, maka dipastikan pemain pinjaman asal Semen Padang yakni Yu Hyun Koo akan dipastikan absen di leg pertama perempat final yang akan dimainkan 19-20 September mendatang.

“Tentu sebuah kerugian, karena Yu Hyun Koo sudah memperlihatkan kontribusi positif selama putaran grup kemarin. Kehadirannya mampu memperkuat lini tengah kita dan memberikan tenaga baik saat menyerang maupun bertahan,” jelas Bendol. Selain absennya gelandang asal Korsel tersebut, Bendol juga akan semakin dipusingkan jika Asri Akbar yang saat ini masih bergelut dengan cedera tidak dapat sembuh tepat waktu nantinya.

“Saat di putaran grup, duet Asri Akbar dan Yu Hyun Koo adalah pilihan pertama untuk sektor jangkar di lini tengah, kini kami harus mencari cara lain dan menyiapkan penggantinya,” ujar pelatih asal Manado ini. Salah satunya adalah memaksimalkan tenaga duo muda jebolan SFC U21, Hapit Ibrahim dan Ichsan Kurniawan.

Kedua pemain tersebut pun bahkan sudah mendapat pemberitahuan bahwa tidak diizinkan untuk meninggalkan tim dan bergabung dengan skuad Pra PON Sumsel yang kini tengah menggelar try out di Jawa Timur. Awalnya, kedua pemain alumnus SONS Sumsel ini juga memang dibutuhkan oleh tim Pra PON Sumsel dan dimintai tenaganya selama uji coba di Jatim, 10-18 September ini.

“Dengan absennya Yu Hyun Koo dan Asri yang masih cedera, maka mereka harus siap menggantikannya. Di sisa waktu yang ada ini, kita akan genjot kemampuannya agar bisa menutup lubang yang ditinggalkan pemain senior tersebut,” tambahnya.

Bendol sendiri juga memastikan bahwa Syaiful Indra Cahya juga dapat langsung dimainkan di posisi gelandang tengah seperti yang sudah dilakoni pemain timnas U23 tersebut di laga terakhir melawan Persela Lamongan (9/9) lalu. “Syaiful harus diakui merupakan pemain yang mampu bermain di banyak posisi, meskipun posisi aslinya di bek sayap namun saat ditempatkan di lini tengah hasilnya tidak mengecewakan, kemarin pergerakannya mampu memotong serangan lawan dan juga tangguh di bola udara,” ungkap Bendol.

Hapit Ibrahim sendiri saat dikonfirmasi mengaku siap menerima tanggung jawab tersebut dan menyerahkan semua keputusan ke tangan manajemen SFC. “Saya siap, kemarin sebenarnya memang sempat diminta untuk bergabung sebentar ke tim Pra PON Sumsel yang sedang uji coba di Surabaya, tapi apapun perintahnya akan saya laksanakan, apalagi tim memang membutuhkan kontribusi saya di laga ini nantinya,” ujarnya singkat.

Hal yang sama juga dikatakan Ichsan Kurniawan yang mengaku sudah melupakan kegagalannya menembus TNI AL beberapa waktu lalu. “Mungkin rejeki saya memang di sepakbola dan bersama SFC, kali ini saya siap bekerja keras dan merebut posisi inti yang ditinggalkan oleh Yu Hyun Koo atau bang Asri yang masih cedera. Saya akan menunjukkan kemampuan terbaik saat latihan dan jika diturunkan tentu akan berjuang sekuat tenaga agar SFC menjadi juara,” tekadnya.