Sikap hati-hati ditunjukkan manajemen Sriwijaya FC dalam menyikapi undangan rapat yang dikirimkan oleh Kemepora dan Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI), Senin (27/4) kepada 16 klub peserta QNB League 2015. Manajer laskar wong kito, Robert Heri menegaskan dirinya belum melihat secara langsung undangan tersebut sehingga belum dapat memutuskan akan hadir atau tidak di acara itu nantinya.

“Normalnya, jika kita diundang ya pasti hadir. Karena sebagai umat sosial jika ada undangan misalkan pernikahan atau acara lain, kita pasti akan mengusahakan untuk menghadiri. Soal undangan dari Menpora akan saya lihat dulu secara langsung apa agenda pentingnya disana,” ujarnya saat dikonfirmasi Minggu (26/4).

Dirinya sendiri juga menegaskan belum mengetahui mengenai sejumlah penolakan hadir oleh klub QNB League 2015 lainnya di acara tersebut. “Kita tidak akan ikut-ikutan, namun yang terpenting kita lihat dulu undangannya. Soal apakah akan hadir atau tidak, kita lihat saja nanti,” ungkap Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Provinsi Sumsel ini.

Sementara itu, sekretaris PT SOM Faisal Mursyid menambahkan bahwa undangan dari pihak Menpora dan BOPI untuk manajemen SFC sudah diterimanya. “Kita akan teruskan dulu kepada seluruh jajaran direksi untuk dipelajari, soal nanti apakah hadir atau tidak akan diputuskan lebih lanjut,” jelas Faisal.

Pria berdarah Padang ini juga mengatakan bahwa sebelum pertemuan yang digagas oleh Menpora tersebut, manajemen SFC juga telah mendpat undangan dari PSSI untuk mengikuti rapat pada Minggu (26/4) sore di Jakarta. “Kebetulan saya yang diutus oleh manajemen SFC untuk hadir, disana akan dibahas mengenai kondisi terkini sepakbola nasional termasuk juga kelanjutan QNB League,” tambahnya.

Menurutnya, sejauh ini pihaknya terus berkomunikasi dengan jajaran kepolisian terkait kemungkinan digelarnya kembali QNB League nantinya. Soal tidak dikeluarkannya izin pertandingan, Faisal menjelaskan bahwa manajemen sudah mendapat pemberitahuan mengenai hal itu. “Memang belum secara resmi, namun Intelkam Polda dan Polresta Palembang sudah menyampaikan secara lisan kepada manajemen SFC. Sejauh ini hubungan kita masih baik karena selama ini semua even sepakbola yang digelar di Sumsel sukses, kita semua punya niat baik untuk memajukan daerah. SFC lewat bidang olahraga sepakbola dan kepolisian menjaga keamanan serta ketertiban,” pungkasnya.

Artikel Terkait