PALEMBANG — Menang menjadi target yang diusung oleh Sriwijaya FC saat menjamu PS TNI, Jumat (14/7) malam di stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang. Poin penuh memang sangat dibutuhkan oleh laskar wong kito, tidak hanya untuk memperbaiki posisi di klasemen sementara kompetisi Liga 1 Indonesia 2017, melainkan juga meningkatkan moral para pemain yang sempat rapuh pasca hasil buruk yang diterima SFC dalam beberapa laga terakhir.

Caretaker tim SFC, Hartono Ruslan juga mengaku bahwa dalam sesi latihan terakhir lebih banyak menekankan ke sektor penyerangan. “Main di kandang tentu kewajiban kita harus menang dengan mencetak gol sebanyak-banyaknya, oleh karena itu kita asah semua pemain untuk lebih kreatif dalam membuat peluang,” ungkapnya saat dihubungi Rabu (12/7) sore.

Para striker SFC seperti Alberto Goncalves, Airlangga Sucipto dan pemain yang bernaluri menyerang lainnya disebutnya juga terus dilatih agar mampu efektif dalam menyelesaikan setiap peluang yang didapat nantinya. “Saya berharap mereka dapat cepat mengalirkan bola ke lini depan, apalagi lawan nantinya adalah tim yang mayoritas diisi anak muda dan sangat agresif dalam memberikan pengawalan ketat,” jelasnya.

Namun meski fokus ke lini depan, Hartono juga menegaskan tidak melupakan lini pertahanan yang di laga terakhir harus kebobolan 3 gol ke gawang yang dijaga oleh Teja Paku Alam. “Terutama antisipasi bola silang dan eksekusi bola mati yang kemarin menjadi titik lemah. Dalam latihan sudah kita coba berbagai simulasi untuk memperbaikinya,” tambahnya.

Diakuinya, laga melawan PS TNI akan menjadi sangat krusial bagi anak asuhnya dalam mengarungi kompetisi Liga 1 Indonesia 2017. “Saya pikir tidak ada tekanan walau posisi di klasemen sementara kurang begitu baik, kemarin saat melawan Arema mereka sudah menunjukkan permainan yang ngotot dan tidak menyerah, sayang hasilnya tidak berpihak,” ujar pelatih asal Solo ini.

Dirinya juga menyatakan bahwa seluruh elemen tim pun sepakat akan bertekad menyapu bersih 4 laga kandang di sisa putaran pertama ini. “Tidak ada kata lain, 5 partai sisa di putaran pertama harus diamankan, apalagi 4 diantaranya dimainkan di Palembang. Melawan PS TNI adalah krusial karena menjadi start kebangkitan tersebut,” pungkasnya. (dedi)

Related Post