Manajer Sriwijaya FC, Robert Heri menegaskan pihaknya hingga saat ini tidak pernah berencana memindahkan venue leg kedua babak 8 besar Piala Presiden 2015 dan tetap akan dimainkan di stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang, Minggu (27/9) mendatang. Menurutnya, tidak ada alasan khusus yang dapat membuat partai tersebut harus dialihkan meskipun permasalahan kabut asap masih terlihat di Palembang beberapa hari ini.

“Dari pihak SFC tidak ada rencana sedikitpun soal pemindahan laga karena sejauh ini aktifitas latihan pun masih berjalan normal seperti biasa. Saya pikir pihak yang hanya mendengar permasalahan ini dari luar harus datang langsung ke Palembang untuk melihat langsung, tidak ada hal yang perlu dikhawatirkan secara berlebihan,” ungkapnya Senin (21/9) di Surabaya.

Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Provinsi Sumsel ini pun menambahkan bahwa parameter lain yang dapat dilihat bahwa kondisi cuaca di Palembang masih berjalan normal adalah jadwal penerbangan di bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang. “Hingga saat ini bandara SMB II masih buka seperti biasa dan tidak ada penerbangan yang dibatalkan. Kalau ada perubahan jadwal keberangkatan masih dalam batas wajar karena faktor cuaca namun bukan dikategorikan mengkhawatirkan,” jelasnya.

Apalagi ditambahkannya dalam beberapa hari kebelakang, beberapa wilayah di Sumsel termasuk Palembang mulai diguyur hujan. “Jadi kami akan tetap melakukan persiapan seperti biasa menghadapi leg kedua nanti, saya juga mengharapkan seluruh masyarakat Sumsel dan pecinta SFC agar dapat hadir langsung di GSJ untuk mendukung tim menghadapi Persebaya,” harapnya.

Hal yang sama juga disampaikan pelatih SFC, Beny Dollo yang juga menegaskan bahwa leg kedua tetap harus dimainkan di GSJ. “Kabut asap sudah mulai berkurang dan tidak menganggu pemain, jadwal latihan kita sudah seperti biasa. Bermain di depan publik sendiri akan menjadi modal tambahan bagi kami untuk memenangkan leg kedua sekaligus merebut 1 tiket ke babak semifinal,” ungkap Bendol.