PALEMBANG — Ditetapkannya Ketua umum Partai Golongan Karya (Golkar) Setya Novanto menjadi tersangka dalam korupsi e-KTP membuat Ketua Dewan Perwakilan Partai (DPP) Sumsel Partai Golkar H. Alex Noerdin angkat suara.

Orang nomor satu di Sumsel ini menegaskan, kader partai Golkar tidak akan melengserkan Setya Novanto meskipun sudah berstatus sebagai tersangka korupsi e-KTP.

“Pak Novanto tetap jadi ketua umum, kita menghargai asas praduga tak bersalah,” ujar Alex saat ditemui di Griya Palembang, Jumat (21/7).

Alex juga mengungkapkan jika nanti telah ditetapkan keputusan yang berkekuatan hukum tetap atau Inkra kepada Setya Novanto, Partai Golkar pasti akan secara organisasi akan mengambil keputusan dengan cara Musyawarah Luar Biasa (Munaslub).

“Mungkin kalau sudah ada penetapan dari pengadilan baru dilakukan. Golkar pasti akan secara organisasi akan ada pergantian apakah munaslub, tapi Golkar itu selalu siap. Patah satu tumbuh dua, karena kader Golkar itu sangat banyak,” kata dia.

Alex mengatakan bahwa Seluruh kader Golkar akan tetap solid memperjuangkan amanah Rapimnas tersebut. “Tapi sekarang kita masih dan akan tetap solid karena Golkar telah memiliki sistem di mana seluruh fungsi telah dibagi habis oleh Ketua Umum yang terpilih di dalam forum Munas dan telah dibagikan seluruh fungsi partai kepada masing-masing personel yqng ada di DPP,” tutupnya. (Juniara)

Artikel Terkait