PALEMBANG – Insan pers di Sumatera Selatan sedang diselimuti duka medalam karena kehilangan seorang jurnalis perempuan koran Sindo nan baik hati, Retno Palupi (34).

Almarhumah meninggal setelah berjuang melawan ganasnya kanker darah selama lebih setahun. Semasa hidupnya, Lupi sapaan akrabnya dikenal sebagai wartawan yang baik dan tidak sungkan untuk berbagi ilmu.

Almarhumah, mengembuskan napas terakhirnya pada Minggu (2/7) sekitar pukul 15.55 WIB dan dikebumikan pada Senin (3/7), pukul 10.00, ratusan pelayat datang silih berganti baik dari rekan sesama jurnalis, instansi pemerintah dan sahabat-sahabatnya.
Alampun turut bersedih, ditengah guyuran hujan dan iringan doa pelayat, almarhumah dikebumikan di komplek pemakaman keluarga. Fadhila Rahma, salah satu teman Lupi menuturkan, dulu semasa hidup Almarhumah sangat ramah dan baik hati.

“Walaupun aku termasuk wartawan baru waktu itu, tapi almarhum tidak membedakan sama sekali dengan wartawan lainnya,” kenang dilla. (Juniara).

Artikel Terkait