PALI — Satu tahun kepemimpinan Heri Amalindo dan Ferdian Andreas Lacony sebagai Bupati dan wakil Bupati,Pemkab PALI menggelar syukuran dengan mendatangkan penceramah kondang yakni Ahmad Alhabsy di halaman kantor Bupati di bilangan KM 10 kelurahan Handayani Mulya Kecamatan Talang Ubi,Senin (20/2).

Dalam sambutannya,Heri Amalindo didampingi Ferdian Andreas Lacony menceritakan keberhasilan yang telah dicapai saat ini.

“Tidak terasa satu tahun sudah kami jadi Bupati dan bersama Ferdian Andreas Lacony sebagai Wakil Bupati PALI.Keberhasilan ini bukan keberhasilan kami berdua,tetapi keberhasilan semua masyarakat PALI,” ucap Bupati dihadapan ribuan masyarakat yang hadir.

Ditambahkan Bupati bahwa tanpa bantuan, tanpa persatuan kita tidak bisa maju.

“Kami tidak bisa bekerja sendiri,tetapi ini berkat kebersamaan dan gotong-royong semua pihak.Peringatan ini tadinya kami ingin menggelar doa bersama saja,tetapi banyak usulan untuk menunjukkan kepada masyarakat akan keberhasilan ini,namun kami bukan ingin pamer,” jelasnya.

Pembangunan infrastruktur jalan serta pendidikan dan kesehatan dikatakan Heri masih prioritas utama pembangunan kedepan.

“Kami belum membeli mobil mewah,belum membangun kantor tetapi kami mendahulukan infrastruktur jalan,pendidikan dan kesehatan demi kepentingan masyarakat.Dan pada 2018 nanti semua jalan poros tidak akan ada lagi jalan tanah,” bebernya.

Bupati juga meminta dukungan serta doa kepada seluruh masyarakat PALI,agar kedepan PALI bisa lebih maju lagi.

“Tolong Doa dari seluruh masyarakat agar semua rencana dan pembangunan yang saat ini dan yang akan berjalan tanpa ada hambatan,” harapnya.

Dikesempatan itu juga Bupati merasa miris menanggapi fenomena peredaran Narkoba yang ada di Bumi Serepat Serasan.

“Sekarang Narkoba sepertinya sudah merajalela dimana-mana,bahkan kita ketahui beberapa hari lalu,anggota BPD ditangkap karena mengedarkan Narkoba dan miliki Senpira,itu sudah menunjukkan rusaknya akal manusia,” katanya.

Untuk itu,Bupati menegaskan kedepan seluruh bakal calon kepala desa agar melewati tes Narkoba sebagai syarat mencalonkan diri menjadi kepala desa.

“Nantinya tidak hanya tes urine saja,melainkan bakal dites darah dan rambut.Meski satu tahun memakai Narkoba masih kedapatan.Jadi jangan harap pemakai Narkoba jadi kepala desa di PALI,” tandasnya.

Diakhir sambutannya,Bupati mengemukakan bahwa dirinya berdiri bukan sebagai Bupati melainkan hanya pelayan masyarakat.

“Tugas kami melayani masyarakat.Dan sekali lagi doakan agar PALI bisa mencapai cita-citanya yakni PALI Cemerlang,” pungkasnya. (Yudhi)

Artikel Terkait