PALEMBANG — Sriwijaya FC harus segera melupakan kekalahan menyakitkan atas tuan rumah Mitra Kukar (30/9) kemarin di Tenggarong dan mengalihkan fokus ke pertandingan berikutnya di kompetisi Liga 1 Indonesia 2017. Laga melawan Persija Jakarta (7/10) wajib diamankan guna mengamankan posisi di klasemen sementara dan tidak terus terjerembab ke zona degradasi.

Namun menghadapi Macan Kemayoran nanti, tugas skuad laskar wong kito tidaklah mudah mengingat di laga ini SFC tidak akan bermain dengan kekuatan terbaiknya. Salah satu pemainnya yakni Tijani Belaid disebut akan absen di laga penuh gengsi ini karen terkena hukuman akumulasi kartu kuning.

Saat bertemu Mitra Kukar kemarin, marquee player milik SFC ini memang dihadiahi wasit Yeni Krisdianto kartu kuning di menit 31 babak pertama karena dianggap melakukan aksi diving. Hukuman tersebut pun menjadi KK ketiga yang diterimanya musim ini dan praktis membuatnya harus absen di 1 pertandingan.

Pelatih SFC, Hartono Ruslan mengaku absennya Tijani akan sangat merugikan pihaknya saat menjamu Persija Jakarta (7/10) nanti. Pasalnya, kualitas passing dan assist dari pemain asal Tunisia ini saat dibutuhkan oleh SFC untuk menopang daya gedor di lini depan. Selain itu, tendangan bebasnya tak jarang menjadi pemecah kebuntuan bagi SFC.

Sejauh ini, Tijani sendiri sudah menyumbangkan 3 gol dan 8 assist bagi SFC. Salah satu assistnya sendiri terjadi saat laga terakhir di kandang sewaktu membekap Persela Lamongan (26/9) kemarin, umpan dari tendangan bebasnya mampu dimanfaatkan oleh Marco Meraudje di awal babak kedua.

“Saya pikir KK kemarin tidak perlu terjadi karena memang Tijani tidak bermaksud melakukan diving, namun mungkin wasit punya pandangan lain. Di sisa waktu sebelum melawan Persija kita akan siapkan penggantinya, secara umum absennya Tije memang cukup merugikan karena belakangan ini kualitas permainannya sedang meningkat dan punya visi bermain yang baik,” ujar Hartono Ruslan saat dikonfirmasi mengenai absennya Tije nanti. (dedi)

Artikel Terkait