PALEMBANG – Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut III (Danlantamal III), Laksamana Pertama TNI Muchammad Richad SH MM memimpin upacara serah terima jabatan (Sertijab) Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Palembang dari Kolonel Laut (P) Hersan SH MSi kepada Kolonel Laut (P) Dwi Prasetyo Rahendro Nugroho di halaman Kantor Gubernur Sumsel, Minggu (21/5).

Sebelum menjabat Danlanal Palembang, Kolonel Laut (P) Dwi Prasetyo Rahendro Nugroho menjabat Koordinator Staf Administrasi Panglima Komando Armada RI Kawasan Timur (Koorsmin Pangarmatim), sedangkan pejabat lama Kolonel Laut (P) Hersan akan mengikuti pendidikan Sesko TNI.

Danlantamal III Laksamana Pertama TNI Muchammad Richad SH MM mengatakan, serah terima jabatan merupakan rangkaian dari pergantian jabatan di lingkungan Lantamal III. Disamping itu, merupakan peristiwa penting yang selalu dilaksanakan secara berkala dan berlanjut, serta sebagai salah satu bentuk jawaban terhadap dinamika lingkungan dan tantangan tugas di masa mendatang.

“Kepada pejabat yang baru saya ucapkan selamat datang semoga dapat melaksanakan tugas dengan baik. Untuk pejabat lama saya ucapkan terima kasih atas pengabdiannya selama in,” ucap Laksamana Pertama TNI Muchammad Richad SH MM saat diwawancarai usai pelaksanaan sertijab Danlanal Palembang.

Dijelaskan, Lanal Palembang merupakan satu komando pelaksana dukungan di bawah Koordinasi Lantamal III dan bagian intregral dari sistim senjata armada terpadu (SSAT).

“Kita bertugas memberikan dukungan logistik dan adminitrasi kepada unsur-unsur TNI AL / TNI yang beroperasi di wilayah kerjanya meliputi, fasilitas labuh, bekal ulang, pemeliharaan, perbaikan, dukungan perawatan personel dan melaksanakan patroli keamanan laut terbatas serta pemberdayaan potensi maritim di wilayah kerjanya,” singkatnya.

Sementara itu, Danlanal Palembang Kolonel Laut (P) Dwi Prasetyo Rahendro Nugroho mengungkapkan, ini kali pertama dirinya memijakan kaki di Bumi Sriwijaya.

“Dengan keberadaan saya disini bisa membantu dan bersinergi dengan pemerintah daerah, Forkopimda, instansi militer lainnya serta instasi sipil lainnya untuk membangun Sumsel,” singkat pria kelahiran Jakarta 2 Maret 1973.

Artikel Terkait