PALEMBANG — Tahu dan Tempe merupakan salah satu makanan khas Indonesia yang terbuat kedelai dan mengandung protein nabati yang sangat tinggi.

Meski dikenal sebagai makanan rakyat mengingat harganya yang sangat terjangkau, namun bahan makanan ini kerap dijadikan berbagai inovasi masakan khas nusantara yang sangat lezat dan istimewa serta dikemas dengan elegan, seperti berbagai kuliner berbahan Tahu dan Tempe yang ada di booth makanan Munich, Eat Street Palembang Icon lantai tiga.

021114a9-dd5f-4bcd-8d37-15327d52258eNamun, dari namanya Munich, tentu anda akan bertanya-tanya, ada kaitan apa antar Munich dan menu makanan tahu dan Tempe?. Sukristiawati, Owner Munich menjelaskan pemilihan nama Munich untuk bisnis makanannya terinspirasi dari sebuah kota yang ada di Jerman.

“Kota yang nyaman, bersih juga kota termaju diJerman dan banyak pembisnis berhasil dari kota Munich,” katanya.

Untuk itu, tambah Tia sapaan akrabnya, dirinya membuat konsep gerai makanan yang berkelas, unik dan menarik meskipun bahan dasarnya dari tahu dan tempe.

“Soalnya banyak orang yang memandang jajanan tahu tempe itu pasti murah sekali, nah saya ingin membuat konsep jajanan tahu tempe enak yang kelasnya premium,” jelas Bungsu dari tiga bersaudara.

Dikatakan gadis kelahiran 23 tahun silam, booth Munich di Eat Street Palembang Icon lantai tiga ini memang tradisional food, namun di packaging dengan unik dan simple serta lebih bervariasi.9dc995ab-f2be-4772-9c98-e23f6147b925

Berbagai varian tahu dan tempe bisa anda cicipi. Ada Gehu Spicy yaitu perpaduan antara tahu yang diisi toge juga ditambahkan bermacam macam sosis, daging, ayam dan sayur dengan rasa pedas yang membuat mata anda langsung melek ketika mencobanya.

Selain itu juga ada Gehu mini, sesuai namanya, tahu yang dipotong kecil-kecil.setelah itu dibalut tepung dan digoreng crispy, disajikan dengan beragam toping serta dilumuri saus sesuai keinginan anda. Ada barbeque, teriyaki dan blackpepper.

Menu andalan Munich lainnya yang tak kalah menarik adalah tempe mendoan yang digoreng kecil dan disajikan bersama kecap pedas dan saos sambal serta mayonaise.

Meskipun terlihat seperti makanan mewah, harganya tetap bersahabat kok dan tentu saja sesuai kantong mahasiswa. Cukuk dengan Rp. 15.000 – Rp. 35.000 anda sudah bisa menikmati kreasi kuliner berbahan tahu dan tempe.

Nah, bagi anda yang buru-buru tetapi ingin menikmati jajanan di Munich, tenang saja, karena bisa take away dan dijamin nggak bakal repot, karena penyajiannya yang simple dan mudah dibawa kemana-mana.

Yuk, buruan… janga ngaku gaul deh kalau belum mencoba Gehu Spicy di Munich, Palembang Icon lantai tiga. (juniara)

Artikel Terkait