PALEMBANG — Sriwijaya FC sukses meraih targetnya untuk mencuri poin di laga perdana kompetisi Liga 1 Indonesia 2017 saat melawan tuan rumah Semen Padang, Senin (17/4) malam di stadion H Agus Salim Padang. Sempat tertinggal lebih dulu lewat gol Marcel Sacramento di menit 72, Hilton Moreira menyelamatkan laskar wong kito dari kekalahan setelah mencetak gol di menit 75.

Pelatih SFC, Osvaldo Lessa menyebut hasil ini cukup memuaskan pihaknya. “Semen Padang membuktikan kualitasnya dan sangat kuat sekali di kandang. Namun saya senang dengan seluruh pemain SFC karena membuktikan komitmennya dan bekerja keras 100 persen di pertandingan ini,” ungkapnya usai pertandingan.

Menurutnya, di laga ini dirinya tidak hanya mengincar hasil imbang dan terus menyerang sepanjang 90 menit. “Saya hanya punya waktu 10 hari untuk mempersiapkan tim, wajar jika ada beberapa kesalahan. Tapi melihat semua mau bekerja keras, baik itu pemain muda atau senior sangat menyenangkan buat saya,” jelasnya.

Hilton sendiri menyatakan skor 1-1 adalah hasil yang cukup imbang bagi kedua tim. “Ini laga perdana, saya mau mengucapkan selamat untuk kedua tim karena sudah menunjukkan permainan yang baik sekali. Bahkan saya pikir kami sudah menunjukkan sportifitas yang tinggi, permainan keras biasa tapi tidak ada yang menjurus kasar. Hal ini sangat penting karena fair play adalah kunci kualitas sebuah laga,” ungkapnya.

Sementara itu, pelatih Semen Padang Nil Maizar mengaku sangat kecewa dengan hasil imbang yang diterima pihaknya. “Target kami menang dan imbang tentu tidak bagus. Tapi saya harus tetap memberi apresiasi kepada pemain kami yang sudah bekerja keras. Sebuah kesalahan harus dibayar mahal, tentu kedepan sekecil apapun mereka tidak boleh membuat hal seperti itu tadi lagi,” keluhnya.

Jalannya pertandingan

Di babak pertama, kedua tim langsung saling menyerang dan SFC terlebih dulu mendapat peluang emas melalui Manda Cingi di menit 10. Namun meski dalam posisi bebas dan tinggal berhadapan dengan kiper Semen Padang, M Ridwan namun sontekannya masih membentur tiang gawang.

Tuan rumah juga sempat memperoleh kesempatan merubah skor saat Vendry Mofu melepaskan tendangan keras dari jarak dekat ke gawang Teja Paku Alam. Namun sepakan pemain yang juga pernah memperkuat SFC ini melambung tinggi.

Sebuah kesalahan yang dilakukan pemain belakang Semen Padang Nofrianto nyaris membuahkan gol bagi SFC, tapi lagi-lagi peluang emas Beto Goncalves masih ditepis oleh M Ridwan dan skor imbang tanpa gol menutup 45 menit babak pertama.

Di awal babak kedua, Semen Padang langsung memasukkan 2 pemain andalannya yakni Rico Simanjuntak dan Irsyad Maulana, sementara SFC menarik keluar Maldini Pali dan digantikan oleh Rahmad Hidayat.

Masuknya Rico Simanjuntak sendiri langsung menghadirkan bahaya bagi lini pertahanan SFC. Setelah terus merepotkan gawang dengan pergerakan lincahnya, Rico Simanjuntak akhirnya menjadi mimpi buruk bagi SFC di menit 72. Akselerasinya harus dihentikan oleh lini belakang SFC dan tendangan bebas yang diberikan wasit mampu dimanfaatkan dengan baik oleh Marcel Sacramento untuk merubah kedudukan menjadi 1-0 bagi tuan rumah.

Namun skor ini tidak berlangsung lama, karena sebuah salah pengertian di lini belakang Semen Padang menghasilkan gol bagi SFC. Tendangan terarah Hilton menembus gawang Semen Padang yang sudah kosong ditinggalkan oleh M Ridwan untuk menyamakan skot menjadi 1-1.

Setelah gol ini, kedua tim sempat kembali menciptakan sejumlah peluang emas, namun penyelesaian akhir yang buruk membuat skor imbang tetap bertahan hingga wasit Yudi Nurcahya meniup peluit tanda berakhirnya pertandingan. (dedi)

Artikel Terkait