PALEMBANG — Kondisi Rizki Rahmad Ramadhon mulai membaik setelah sempat koma hampir 24 jam. Rizki masuk ruang ICU Rumah Sakit Muhammad Hoesin Palembang jum’at siang kemarin, saat itu kondisi kesehatan bocah berumur sebelas tahun yang memiliki berat badan 120 kg tersebut memburuk.

Setelah melawati tahapan perawatan, tim dokter yang merawat Rizki di ruangan ICU memastikan bahwa kondisi Rizki yang memiliki bobot badan mencapai 120 kg sudah melewati masa kritis dan sudah bisa diajak komunikasi, namun masih terhalang alat yang dipasang.

Edi Hartono ayah Rizki, sabtu (23/7) menyampaikan bahwa kondisi anaknya mulai membaik dan sudah bisa diajak komunikasi meski belum lancar karena terhalang oleh alat yang dipasang ditubuhnya sebagai alat pembantu pernafasan, alat tersebut baru akan dilepas kalau kondisi Rizki stabil.

“ Saya bersyukur saja karena anak kami sudah mulai membaik setelah sempat mengalami koma tadi malam, hari ini Rizki sudah mulai bisa diajak komunikasi,” katanya.

Sementara itu dr Julius Azhar salah satu tim dokter yang dibentuk pihak RSMH untuk menangani khusus masalah gizi Rizki memastikan kondisi Rizki sudah membaik setelah melewati masa krisis yang membuat ia harus masuk ke ruang icu untuk mendapatkan penanganan khusus karena kondisinya menurun.

Menurutnya, selain usaha bersama yang dilakukan oleh dokter, tentu doa dari semua pihak pulalah yang membuat Rizki kondisinya membaik setelah melewati masa sulit saat masuk ruang ICU jum’at siang.

“Kini kondisi Rizki sudah membaik, dia sebenarnya sudah bisa diajak komunikasi namun masih terhalang alat yang membantu system pernafasannya, dan dipastikan akan terus membaik,” tegasnya.

Ia mengatakan saat ini tim dokter yang sudah dibentuk oleh rumah sakit guna menangani masalah obesitas yang dialami oleh Rizki masih melakukan perawatan intensif terutama untuk masalah sesak di bagian nafas seperti yang dikeluhkannya sebelum masuk RSMH.

Seperti diketahui, Rizki Rahmad Ramadhon harus mendapatkan perawatan intensif dari rumah sakit umum Muhammad Hoesin Palembang Sumatera Selatan karena sulit bernafas akibat kondisi badannya yang semakin berat. Selanjutnya setelah dirawat selama empat hari di ruang paveliun musi elok, Rizki terpaksa dilarikan keruangan ICU lantaran sejak Jum’at pagi sempat tidak sadarkan diri usai minta dimandikan oleh orang tua nya. (juniara)

RelatedPost