Palembang – Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Mei 2018 mendatang , Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Pemprov Sumsel) melalui Dinas Pendidikan Provinsi Sumsel  menggelar sejumlah rangkaian mulai dari try out, seminar nasional, hingga penyerahan simbolis SK untuk Guru honorer dan tenaga pendidik SMA, SMK.
Kegiatan ini digelar di Gedung Ballroom Rajawali Palembang, Kamis (26/04). Pembukaan Seminar Nasional dihadiri langsung Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin didampingi Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumsel Drs. Widodo, M.Pd. Seminar nasional pendidikan tahun 2018 mengusung tema “Menjadi Guru Profesional yang Berkarakter”.

Dikatakan Gubernur Sumsel Alex Noerdin, mengenai pendidikan Provinsi Sunsel memang tempatnya. Dimana sejak dahulu Pemprov Sumsel konsisten memprioritaskan pembangunan pendidikan, kesehatan dan lapangan kerja. Menurutnya, ia telah membuktikan sejak 2002 lalu waktu menjadi Bupati Musi Banyuasain, dan sampai saat ini menjadi Gubernur Sumsel telah memberlakukan sekolah gratis dan berobat gratis mulai dari Sekolah dasar (SD) sampai Sekolah Menengah Atas (SMA) atau sederajat.

Tidak tanggung-tangung pula Alex menyatakan, Pemprov Sumsel telah meluncurkan sekolah gratis sampai sarjana.

“Sejak saya masih menjadi Bupati Musi Banyuasin, kita sudah memberlakukan satu minggu setelah saya dilantik tanpa hitung-hitungan dana darimana, 2002 yang lalu sekolah gratis mulai dari Sekolah Dasar hingga sekolah menengah atas atau sederajat. Setelah Saya jadi Gubernur diberlakukan di seluruh masyarakat Provinsi Sumsel. Sekolah gratis dan berobat gratis asalnya dari sini, orisinil dari provinsi Sumsel,” ungkapnya

Dalam kesempatan yang sama, Alex Noerdin juga mensosialisasikan Asian Games di hadapan seluruh guru dan tenaga pendidik di Provinsi Sumsel. Menurutnya, masyarakat Provinsi Sumsel harus bangga menjadi tuan rumah Asian Games. Sebab, Asian Games banyak mendulang berkah bagi masyarakat Provinsi Sumsel.

Diuraikannya secara rinci, mulai dari pembangunan sejumlah infrastruktur yang sangat fenomenal seperti Light Rail Transit (LRT) pertama di Indonesia, Fly Over, Underpass, Jembatan Musi IV dan VI, Jalan Tol serta rumah sakit berstandar internasional. Diakuinya,  Asian Games bukan tujuan akhir melainkan alat untuk mencapai tujuan.

“Kita pilih mempromosikan daerah melalui jalur olahraga karena itu yang paling mudah dan Sumsel sangat berpengalaman menyelenggarakan event olahraga international,” katanya

“Provinsi Sumsel miliki tiga syarat utama yang membuat daerah lain iri, Pertama kondusifitas Sumsel zero konflik, pengalaman menyelenggarana event olahraga internasional miliki fasilitas olahraga lengkap berstandar international terletak di tengah-tengah kota dalam satu hamparan,” terangnya

Ia menyebut, saat ini pertumbuhan ekonomi meningkat, lapangan kerja tersebar luas. Menurutnya, semua infrastruktur yang sudah ada ini, bermuara pada kesejahteraan masyrakat serta memberantas musuh terbesar manusia yakni kebodohan dan kemisikinan.

” Semua itu tidak akan bisa didapat Sumsel dalam waktu singkat jika Palembang tidak terpilih menjadi tuan rumah Asian Games. Bangga kita menjadi masyarakat Provinsi Sumsel,”pungkasnya

Sementara  Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumsel Drs. Widodo, M.Pd menambahkan, kegiatan seminar nasional ini merupakan rangkaian hari pendidikan nasional. Untuk tema yang diangkat, mengenai guru profesional yang berkarakter. Dimana menurutnya karakter guru sangat mempengaruhi generasi penerus.

“Kemarin sudah try out, hari ini seminar nasional dan nanti sore ada penyerahan SK simbolis untuk guru honor, SMA, SMK se-Sumsel, termasuk tenaga pendidikan,” tambahnya

Artikel Terkait