PALEMBANG — Tenaga pendidik sangat berperan penting dalam lingkungan sekolah untuk menciptakan generasi penerus bangsa yang berkualitas. Oleh karena itu pemerintah Sumatera Selatan melalui Dinas Pendidikan menyeleksi kepala sekolah, guru serta pengawas yang berprestasi.

Pemilihan guru dan tenaga pendidikan ini dibuat dalam rangka memberi saluran guru untuk menunjukkan kapasitas, kinerja, dan kualitas untuk mengejar prestasi yang baik.

Salah satunya Kepala Sekolah Dasar Negeri (SDN) 179 Palembang, Maulina, S.Pd, M.M, yang berhasil lolos seleksi kepala sekolah berprestasi tingkat provinsi dan selanjutnya akan bersaing dengan kepala sekolah dari berbagai daerah di Indonesia dalam tingkat nasional.

Menurut Lina, sapaan akrabnya, poin penting yang dinilai dalam pemilihan ini, khususnya untuk guru adalah memiliki kemampuan untuk mengolah pembelajaran yang baik dengan cara mengkolaborasikan IT. Karena saat ini anak-anak sudah akrab dengan IT dan hal itu akan semakin bagus jika direalisasikan dalam pembelajaran di Sekolah.

Tidak mudah bagi Lina untuk menyabet gelar Kapala Sekolah berprestasi, dalam proses penyeleksian, dirinya tentu saja melalui berbagai proses tahapan yang cukup ketat.

“Kita diseleksi secara bertingkat dari kecematan, kabupaten/kota dan tingkat provinsi, lalu nanti baru naik ke tingkat nasional. Sebelumnya, kita membuat portofolio, tes wawancara seputar pendidikan, dan presentasi keunggulan yang sekolah kita miliki,” Jelas Lina.

Ditambahkan Lina, dirinya merasa senang karena bisa terpilih menjadi Kepala Sekolah berprestasi yang akan mewakili Sumsel di ajang nasional. Selain itu, Lina beserta 30 peserta lainnya yang dinobatkan menjadi tenaga pendidik, guru serta pengawas sekolah berprestasi di Sumsel akan mendapatkan reward dari pemerintah yakni study banding ke Batam, Singapura dan Malaysia selama lima hari (27 – 31 Oktober) mendatang.

“Kita diberi reward akan study banding ke Batam, Malaysia dan Singapura, semoga saja dalam kunjungan itu kita bisa mendapatkan pengetahuan dan pengalaman baru yang lebih maju untuk diaplikasikan ke sekolah kita masing-masing,” tutupnya. (juniara)

RelatedPost