PALEMBANG — Selain Mauricio Leal yang sudah dipastikan absen saat Sriwijaya FC bertandang ke markas Persipura Jayapura, Minggu (30/10) mendatang, ternyata ada 1 pemain lain yang juga tidak bisa memperkuat laskar wong kito dengan alasan yang sama.

Pemain yang dimaksud adalah pencetak gol kemenangan SFC saat melawan Persija Jakarta (23/10) kemarin yaitu Talaouhu Abdul Mushafry. Pemain asal Ternate ini memang dihadiahi kartu kuning oleh wasit Thoriq Alkatiri di menit 85 babak kedua usai berhasil menjebol gawang Macan Kemayoran yang dijaga oleh Reky Rahayu.

Selebrasi yang penuh luapan emosional sehingga membuka kaosnya menjadi alasan wasit Thoriq memberikan Mushafry kartu kuning di laga yang bertepatan dengan hari ulang tahun SFC tersebut. Sebelumnya, eks pemain timnas ini juga mendapat KK di putaran pertama lalu saat laga melawan Bhayangkara FC (22/5) dan Barito Putera (1/8).

Absennya Mushafry tentu menjadi kerugian bagi tim SFC mengingat pemain yang biasa menyisir dari sisi lapangan ini tengah on fire dan mulai rajin menyumbangkan gol buat tim kebanggaan masyarakat Sumsel ini. Sempat puasa bikin gol di putaran pertama, Mushafry di 8 laga terakhir berhasil menyumbangkan 4 gol.

“Usai mencetak gol melawan Persija, perasaan saya memang campur aduk dan sangat senang sekali karena tahu laga tersebut sangat penting untuk masyarakat Sumsel dan pecinta SFC karena bertepatan dengan ultah tim yang ke 12,” ungkap Mushafry.

Dalam kesempatan tersebut, dirinya pun meminta maaf karena aksi selebrasinya tersebut berujung KK dan membuat dirinya harus absen melawan Persipura (30/10) mendatang. “Saya tidak sadar melakukannya karena semua terjadi begitu cepat, saat tahu tendangan saya berhasil menjadi gol rasanya sangat senang dan beban di pundak pemain terasa lebih ringan,” tambahnya.

Sementara itu, Ariyadi Eko ketua umum Singa Mania kelompok supporter SFC mengaku tidak mempermasalahkan selebrasi tersebut dan memahami apa yang terjadi di lapangan. “Justru kami berterima kasih kepada Mushafry yang sudah membikin gol kemenangan untuk SFC, semua orang di stadion dan menonton laga kemarin pasti merasakan ketegangan yang sama. Saat tim tertinggal, rasanya kita mau menangis karena ini terjadi di hari ultah SFC, namun ketika tim menyamakan dan berbalik menang semuanya terasa sempurna. Soal absennya Mushafry, tim ini sudah membuktikan tidak bergantung kepada 1 pemain saja, saya yakin pelatih sudah menyiapkan strategi dan pemain yang menggantikan pun tahu apa yang harus dilakukannya,” ungkapnya. (dedi)

Related Post