Laskarwongkito.com-PSSI selaku induk olahraga sepakbola di tanah air mengaku optimis akan mampu menggelar kompetisi Liga 1 Wanita Indonesia 2019 meski diyakini tidak akan mudah untuk dilaksanakan. Saat ini PSSI menyebut tengah merampungkan persiapan dan akan memanggil klub Liga 1 Indonesia untuk membahas hal ini.

“Jadi ini sesuai komitmen awal dan memang telah direncanakan sejak awal tahun. Di Kongres PSSI terakhir juga kompetisi sepakbola wanita juga menjadi salah satu pembahasan, jadi bukan masalah mungkin atau tidak digelar kedepannya,” ungkap sekjen PSSI Ratu Tisha saat ditemui di sela-sela pertandingan Korea Selatan melawan Indonesia, Senin (21/8) malam di stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang.

Menurut Tisha, untuk tahap awal pihaknya tidak mematok mengenai jumlah minimal klub yang akan berlaga pada Liga 1 Wanita Indonesia 2019 mendatang. “Pertama mungkin siapa saja yang siap, jadi mesti 18 klub Liga 1 Indonesia semuanya ikut,” ujarnya.

Terkait kemungkinan membengkaknya dana untuk klub, Tisha tidak menampik bahwa hal tersebut pasti akan terjadi. “Masalah saya pikir bukan soal dana, namun lebih kepada komitmen klub untuk berinvetasi. Kita semua tahu pasti pengeluaran terbesar ada tim pria, kemudian untuk jangka panjang klub juga tengah mengembangkan akademinya masing-masing. Namun kami sangat membutuhkan komitmen klub untuk kemajuan sepakbola wanita ini,” jelasnya.

Pihaknya pun menyebut ada sejumlah opsi yang tengah disiapkannya dan segera ditawarkan ke klub nantinya. “Untuk mendirikan klub wanita banyak caranya, bisa saja mereka nanti membangun dari awal. Namun ada tawaran juga bagaimana jika berafiliasi dengan klub yang sudah ada dan eksis selama ini,” pungkasnya. (nto)

Artikel Terkait